Panduan Tepat Memilih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam

  • 25 Mei 2026 11:59 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Menjelang Hari Raya Iduladha, umat Muslim mulai mempersiapkan ibadah kurban dengan penuh kesungguhan. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah memilih hewan kurban yang sesuai dengan syariat Islam. Tidak sekadar membeli, pemilihan hewan yang tepat menjadi bagian dari kesempurnaan ibadah, karena kurban memiliki nilai spiritual sekaligus sosial yang tinggi.

Dalam syariat Islam, hewan yang boleh dijadikan kurban adalah jenis tertentu, seperti kambing, domba, sapi, dan unta. Selain jenisnya, usia hewan juga menjadi syarat utama. Kambing dan domba minimal berusia satu tahun atau sudah memasuki masa cukup umur, sedangkan sapi minimal berusia dua tahun. Ketentuan ini bertujuan agar hewan yang dikurbankan sudah layak secara fisik.

Kondisi kesehatan hewan menjadi faktor penting lainnya. Hewan kurban harus dalam keadaan sehat, tidak sakit, dan bebas dari cacat. Syariat melarang penggunaan hewan yang memiliki kekurangan fisik yang jelas, seperti buta, pincang, terlalu kurus, atau telinga dan ekornya terpotong secara signifikan. Hewan yang sehat mencerminkan kesungguhan dan keikhlasan dalam beribadah.

Selain itu, penting untuk memastikan bahwa hewan memiliki kondisi fisik yang baik. Tubuhnya tidak terlalu kurus, terlihat segar, dan memiliki nafsu makan yang normal. Kulit atau bulunya juga bersih serta tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit. Hal-hal ini menjadi indikator bahwa hewan tersebut dirawat dengan baik sebelum dijadikan kurban.

Aspek kepemilikan juga perlu diperhatikan. Hewan kurban harus berasal dari harta yang halal dan diperoleh dengan cara yang baik. Tidak sah berkurban dengan hewan hasil curian atau yang masih dalam sengketa. Oleh karena itu, membeli dari peternak atau penjual terpercaya menjadi langkah bijak untuk memastikan keabsahan kurban.

Proses penyembelihan juga menjadi bagian dari panduan syariat yang tidak boleh diabaikan. Hewan harus disembelih atas nama Allah, menggunakan alat yang tajam, dan dilakukan dengan cara yang baik tanpa menyiksa hewan. Waktu penyembelihan pun telah ditentukan, yaitu setelah pelaksanaan salat Iduladha hingga hari tasyrik berakhir.

Dengan memahami panduan ini, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah kurban secara benar dan sesuai ajaran Islam. Kurban bukan hanya ritual tahunan, tetapi juga wujud ketakwaan dan kepedulian terhadap sesama. Memilih hewan kurban yang baik dan sesuai syariat adalah langkah awal untuk memastikan ibadah tersebut diterima dan membawa manfaat luas. (RIA)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....