Perencanaan Jadi Kompas Moral Arah Pembangunan Sumenep Inklusif

  • 28 Apr 2026 20:13 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa perencanaan pembangunan memiliki peran lebih dari sekadar dokumen administratif. Ia menyebut perencanaan sebagai kompas moral sekaligus instrumen strategis dalam menentukan arah masa depan daerah.

Dalam pemaparannya, Arif menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan harus mampu menyeimbangkan antara realitas saat ini dengan visi jangka panjang. Ia mengingatkan bahwa pendekatan yang terlalu ideal berisiko sulit diwujudkan, sementara pendekatan yang terlalu pragmatis dapat kehilangan arah dan nilai.

“Perencanaan itu seni menempatkan realitas dan harapan dalam satu garis yang seimbang. Di situlah ia menjadi jembatan antara kondisi saat ini dan masa depan yang diinginkan,” katanya. Selasa, 28 April 2026.

Ia juga menyoroti pentingnya keadilan dalam pembangunan, khususnya dalam mengurangi kesenjangan antara wilayah daratan dan kepulauan di Sumenep. Menurutnya, kebijakan yang disusun harus berbasis pada prinsip distribusi yang adil agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Lebih lanjut, Arif menilai bahwa di tengah ketidakpastian global, perencanaan berfungsi sebagai instrumen mitigasi risiko sekaligus panduan bagi pengambil kebijakan dalam menentukan prioritas pembangunan.

"Dengan pendekatan tersebut, arah pembangunan Sumenep ke depan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada upaya membangun kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.

Sarasehan ini menjadi bukti bahwa dialog antara pemerintah dan mahasiswa dapat memperkaya perspektif dalam merumuskan kebijakan publik, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah yang lebih terarah dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....