Stok Aman, Pemkab Sumenep Waspadai Kenaikan Harga Daging jelang Idul Adha

  • 26 Apr 2026 22:05 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 dalam kondisi aman, baik dari sisi stok maupun harga di pasaran.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep, Moh. Ramli, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) secara intensif melakukan pemantauan di berbagai pasar tradisional.

Bahkan, pemantauan tersebut juga melibatkan aparat kepolisian melalui kegiatan inspeksi mendadak guna memastikan distribusi berjalan normal tanpa gangguan.

“Secara umum kondisi masih terkendali. Stok bahan pokok tersedia dan harga relatif stabil,” ujarnya. Minggu 26 April 2026.

Ramli menjelaskan, meskipun kondisi saat ini masih aman, pemerintah tetap mewaspadai potensi kenaikan harga, khususnya pada komoditas daging yang kerap mengalami lonjakan menjelang Idul Adha.

Menurutnya, kenaikan harga daging bukan sepenuhnya dipengaruhi oleh pedagang di tingkat bawah, melainkan lebih kepada tingginya harga sapi dari pemasok akibat meningkatnya permintaan untuk kebutuhan kurban.

“Ini hukum pasar. Permintaan meningkat, otomatis harga di tingkat hulu ikut naik,” katanya.

Untuk itu, pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi borong yang justru dapat memicu kenaikan harga di pasar.

Selain itu, DKUPP juga memastikan ketersediaan komoditas strategis seperti minyak goreng dan beras tetap terjaga melalui kerja sama dengan Perum Bulog.

Minyak goreng subsidi MinyaKita dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter melalui sejumlah toko mitra di pasar, sementara beras SPHP terus didistribusikan secara berkala.

“Jika ada gejolak harga, kami akan segera lakukan operasi pasar sebagai bentuk intervensi,” ujarnya.

Ramli menambahkan, stabilitas harga tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat dalam berbelanja secara bijak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....