Koperasi Desa Dapenda Siap Kelola KNMP, Optimalkan Manfaat untuk Nelayan

  • 24 Apr 2026 10:03 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Koperasi Merah Putih Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, menyatakan siap mengelola dan mengoptimalkan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang saat ini progres pembangunannya telah mencapai sekitar 97 persen.

Ketua Koperasi Merah Putih Desa Dapenda, Fendi Susanto, mengatakan program tersebut menjadi tantangan besar sekaligus peluang bagi koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

“Ini menjadi tantangan besar bagi kami, karena selain menghidupkan koperasi, kami juga diberi tanggung jawab untuk mengembangkan Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya, Jum'at 24 April 2026.

Ia menjelaskan, meski pembangunan fisik hampir rampung, operasional program masih menunggu proses Berita Acara Serah Terima (BAST) dari pemerintah pusat. Seluruh fasilitas yang telah tersedia pun masih belum dioperasikan.

“Saat ini kami masih menunggu proses BAST. Jadi fasilitas yang ada belum bisa digunakan secara maksimal,” katanya.

Fendi menambahkan, berbagai rencana pengelolaan sebenarnya telah disusun bersama nelayan setempat. Di kawasan KNMP, tersedia sejumlah fasilitas pendukung seperti pabrik es, tempat pelelangan ikan, sentra kuliner, hingga bantuan alat tangkap dan mesin untuk nelayan.

Namun, ia mengakui masih terdapat kendala teknis, salah satunya terkait produksi es yang belum sesuai kebutuhan nelayan.

“Nelayan membutuhkan es balok ukuran 30 kilogram, sementara yang tersedia saat ini 12 kilogram. Ini menjadi salah satu kendala, meski masih bisa kami cari solusinya,” ujarnya.

Dalam hal pengelolaan, koperasi telah melibatkan nelayan lokal sejak tahap perencanaan. Bahkan, komunikasi intensif telah dilakukan untuk memastikan sistem distribusi hasil tangkapan berjalan efektif.

“Kami sudah berkoordinasi dengan nelayan dan juga pengepul. Nantinya hasil tangkapan akan terintegrasi melalui koperasi,” ucapnya.

Terkait isu lokasi yang dinilai belum memiliki dermaga, Fendi menyebut kondisi tersebut sudah menjadi realitas sejak lama di wilayah pesisir Dapenda dan sekitarnya. Oleh karena itu, pihaknya telah menyiapkan skema distribusi hasil tangkapan melalui jaringan pengepul yang ada.

“Memang dari dulu tidak ada dermaga, jadi kami sesuaikan dengan kondisi yang ada. Yang penting hasil tangkapan tetap bisa terdistribusi,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa anggota koperasi berasal dari nelayan setempat, bahkan melibatkan nelayan dari desa sekitar. Menurutnya, keterlibatan langsung pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan program ini.

“Perencanaan kami susun bersama nelayan, jadi ketika nanti operasional dimulai, tinggal dijalankan,” katanya tegas.

Fendi berharap dukungan penuh dari pemerintah dan seluruh elemen masyarakat agar program KNMP dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian nelayan.

“Kami berharap semua pihak mendukung, karena tujuan utama program ini adalah meningkatkan kesejahteraan nelayan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....