Petani Sumenep Mulai Sibuk Sambut Musim Tembakau
- 22 Apr 2026 13:49 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Petani di Kabupaten Sumenep mulai disibukkan dengan persiapan musim tanam tembakau. Aktivitas persemaian bibit meningkat sebagai tanda dimulainya masa tanam komoditas tersebut.
“Rata-rata jumlah daunnya sudah tiga sampai lima helai, jadi sudah siap tanam,” ujar Arrasma, warga Kecamatan Dungkek.
Penyemaian bibit tembakau dilakukan sejak dini dengan harapan kondisi cuaca tidak terlalu panas. Setelah berusia sekitar 30 hari, bibit kemudian dipindahkan ke lahan yang telah disiapkan.
“Untuk satu ikat, harganya berkisar Rp35.000 hingga Rp50.000, tergantung jenis dan kualitasnya,” jelasnya.
Menurut Arrasma, kualitas bibit sangat memengaruhi harga jual di pasaran. Bibit yang baik biasanya memiliki akar yang kuat sehingga mampu tumbuh optimal setelah dipindahkan ke lahan.
“Kalau akarnya kuat, biasanya pertumbuhannya juga bagus setelah ditanam di ladang,” imbuhnya.
Masa tanam tembakau berkisar dua hingga tiga bulan sebelum dipanen. Setelah itu, daun tembakau dipetik, dirajang, dan dijual ke gudang untuk diproses lebih lanjut.
Di Kabupaten Sumenep, luas lahan tembakau mencapai sekitar 85.000 hektare. Sejumlah kecamatan yang masih aktif menanam tembakau antara lain Guluk-Guluk, Ganding, Bluto, Lenteng, Rubaru, Batuputih, Batuan, dan Dungkek.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....