Penurunan Angka Stunting di Sumenep Capai Hasil Positif
- 20 Apr 2026 10:54 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep mencatat tren positif dalam penurunan angka stunting selama empat tahun terakhir. Upaya yang dilakukan secara berkelanjutan oleh pemerintah daerah dinilai mulai menunjukkan hasil dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak.
Berdasarkan data yang dihimpun, prevalensi stunting di Sumenep pada tahun 2022 mencapai 21,6 persen. Angka tersebut kemudian mengalami penurunan menjadi 16,7 persen pada tahun 2023, dan kembali turun menjadi 11,2 persen pada tahun 2024.
Sementara itu, pada tahun 2025 angkanya tercatat masih sama dengan tahun sebelumnya.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB Sumenep, Desy Febryana, menjelaskan bahwa tren penurunan tersebut merupakan hasil dari berbagai program intervensi yang dilakukan secara terpadu.
“Dalam periode 2022 ke 2023 terjadi penurunan sebesar 4,7 persen, kemudian dari 2023 ke 2024 turun lagi sebesar 5,5 persen. Untuk 2025 masih menggunakan data Survei Kesehatan Indonesia tahun 2024, sehingga angkanya tidak berubah,” ujarnya, Senin, 20 April 2026.
Menurut Desy, capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, termasuk peningkatan layanan kesehatan dasar, edukasi gizi, serta peran aktif masyarakat melalui kegiatan posyandu.
“Penanganan stunting memang tidak bisa dilakukan secara parsial. Harus melibatkan berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga keluarga,” katanya.
Meski menunjukkan tren positif, pemerintah daerah tetap mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi program agar angka stunting dapat terus ditekan. Evaluasi berkala juga dilakukan untuk memastikan intervensi yang diberikan tepat sasaran.
Dengan capaian ini, Pemkab Sumenep optimistis dapat terus menurunkan angka stunting di tahun-tahun mendatang, sekaligus meningkatkan kualitas generasi muda yang sehat dan produktif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....