PLN Akui Keterbatasan Listrik di Pulau Kecil, Dorong Sinergi Solusi Energi

  • 20 Apr 2026 10:41 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Keterbatasan pasokan listrik di wilayah kepulauan kecil di Kecamatan Sapeken masih menjadi tantangan. Pihak PLN mengakui bahwa saat ini sebagian besar pulau kecil masih mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan durasi operasional terbatas.

Manajer ULP PLN Kangean, Hairul Ismail, menjelaskan bahwa penggunaan PLTS disesuaikan dengan kapasitas yang ada, sehingga waktu operasionalnya berkisar antara tiga hingga enam jam per hari.

“Untuk pulau-pulau kecil memang masih menggunakan PLTS dengan keterbatasan waktu operasional, tergantung kapasitas pembangkit yang tersedia,” ujarnya, Senin 20 April 2026.

Ia menambahkan, masyarakat diimbau untuk menggunakan listrik secara efisien, terutama untuk kebutuhan utama seperti penerangan, agar pemanfaatannya bisa lebih optimal.

Sementara itu, upaya penggantian ke Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menghadapi sejumlah kendala. Selain membutuhkan infrastruktur pendukung seperti pelabuhan untuk distribusi BBM, biaya operasionalnya juga cukup besar.

“Penggantian ke PLTD memerlukan kesiapan infrastruktur dan biaya yang tidak sedikit. Selain itu, kebijakan pemerintah pusat saat ini juga fokus pada pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT),” katanya.

Meski demikian, PLN menyatakan tetap membuka ruang bagi usulan masyarakat dan pemerintah daerah terkait peningkatan kapasitas listrik di wilayah kepulauan.

“Kami mendukung aspirasi masyarakat. Perlu sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan PLN agar solusi terbaik bisa ditemukan,” ujarnya.

Dengan adanya koordinasi dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan permasalahan keterbatasan listrik di Kepulauan Sapeken dapat segera teratasi, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang lebih memadai dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....