Kenaikan Harga Plastik Jadi Perhatian Pemkab Sumenep
- 19 Apr 2026 12:43 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep memberi perhatian serius terhadap kenaikan harga plastik yang belakangan mulai dirasakan masyarakat dan pelaku usaha. Kenaikan tersebut dinilai dipengaruhi oleh kondisi global, termasuk dampak konflik internasional yang berimbas pada rantai pasok bahan baku.
Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan melalui Satuan Tugas (Satgas) Inflasi guna memastikan dampak kenaikan harga tidak semakin meluas.
“Kenaikan harga plastik ini harus terus dimonitor, karena menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha,” ujarnya. Minggu, 19 April 2026.
Menurutnya, plastik saat ini telah menjadi komponen penting dalam berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga sektor perdagangan. Karena itu, lonjakan harga komoditas tersebut turut berdampak pada biaya operasional pelaku usaha kecil.
“Plastik bukan lagi barang sekunder. Hampir semua aktivitas menggunakan plastik, sehingga kenaikannya juga berpengaruh luas,” katanya.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah akan menganalisis penyebab kenaikan harga, apakah bersumber dari faktor lokal seperti distribusi, atau akibat tekanan pasar nasional dan global. Analisis ini penting untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.
Selain itu, Pemkab Sumenep juga mulai mendorong inovasi penggunaan bahan alternatif sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap plastik. Salah satunya melalui pemanfaatan bahan daur ulang maupun material ramah lingkungan.
“Kami akan mengkaji kemungkinan penggunaan bahan pengganti plastik, termasuk dari daur ulang. Ini sebagai langkah antisipasi jika kenaikan harga terus berlanjut,” katanya.
Meski fokus pada plastik, Bupati tetap menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mengabaikan pengendalian harga kebutuhan pokok, terutama pangan yang menjadi prioritas utama.
Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah berharap dapat menjaga stabilitas harga sekaligus mendorong adaptasi masyarakat terhadap penggunaan bahan yang lebih berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....