Petani Sumenep Hadapi Tantangan Pupuk, Harap Distribusi Lebih Merata
- 18 Apr 2026 20:00 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Di balik meningkatnya produksi padi, petani di Desa Paberasan, Kabupaten Sumenep, masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait distribusi pupuk yang belum merata.
Sekretaris Kelompok Tani Sumber Hasil 313, Abdur Rahem, mengungkapkan bahwa tidak semua petani tergabung dalam kelompok tani, sehingga akses terhadap pupuk bersubsidi masih terbatas bagi sebagian masyarakat.
“Kendala utama kami saat ini adalah pupuk. Tidak semua petani mendapatkan akses yang sama, terutama yang belum tergabung dalam kelompok tani,” katanya, Sabtu 18 April 2026.
Ia berharap ke depan pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang lebih inklusif, sehingga seluruh petani, baik yang tergabung maupun tidak dalam kelompok tani, dapat merasakan manfaat program yang ada.
Selain persoalan pupuk, petani juga menyambut baik perkembangan teknologi pertanian yang mulai digunakan di wilayahnya. Penggunaan alat mesin pertanian seperti combine harvester dinilai mampu menekan biaya panen secara signifikan.
“Dulu biaya panen bisa mencapai sekitar satu juta rupiah per petak, sekarang dengan alat mesin hanya sekitar 40 persen dari biaya tersebut,” katanya.
Tidak hanya itu, petani juga mendapatkan berbagai bentuk dukungan lain, seperti bantuan bibit, pupuk, serta pelatihan penggunaan alat pertanian modern dari pemerintah dan penyuluh lapangan.
Abdur Rahem menambahkan, pendampingan yang dilakukan secara rutin oleh petugas penyuluh sangat membantu petani dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil panen.
“Kami sering mendapat pelatihan dan pendampingan langsung di lapangan. Ini sangat membantu dalam meningkatkan hasil pertanian kami,” ujarnya.
Ke depan, para petani berharap perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian terus ditingkatkan, khususnya dalam menjamin ketersediaan pupuk secara merata. Dengan demikian, upaya mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Sumenep dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....