Disnaker Sumenep Siapkan Pelatihan Kerja, Mulai Digelar April 2026
- 10 Apr 2026 12:15 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Program pelatihan kerja yang dirancang Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep hingga awal April 2026 belum terealisasi. Meski demikian, pelaksanaan kegiatan tersebut dijadwalkan mulai berlangsung dalam bulan ini.
Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas serta Hubungan Industrial Disnaker Sumenep, Eko Ferryanto, menyampaikan pelatihan tahap awal akan difokuskan di wilayah daratan, sementara untuk kepulauan dijadwalkan menyusul pada bulan berikutnya.
“Bulan April ini direncanakan mulai berjalan dua paket pelatihan di daratan, sedangkan wilayah kepulauan dilaksanakan setelahnya,” ujarnya, Jum’at 10 April 2026.
Secara keseluruhan, Disnaker menyiapkan delapan paket pelatihan pada tahun ini. Enam paket dialokasikan untuk wilayah daratan dan dua paket lainnya untuk wilayah kepulauan. Pelatihan tersebut menggunakan sistem berbasis kompetensi. Peserta tidak hanya mengikuti proses pelatihan, tetapi juga akan menjalani uji kompetensi melalui lembaga sertifikasi profesi.
“Peserta nantinya memperoleh dua sertifikat, yaitu sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi,” katanya.
Adapun jenis pelatihan yang disiapkan meliputi bidang keamanan, tata boga, tata rias, multimedia, menjahit, serta las listrik. Khusus wilayah kepulauan, pelatihan difokuskan pada keterampilan menjahit dan las listrik.
Untuk menjaga kualitas pelaksanaan, jumlah peserta dibatasi sebanyak 16 orang pada setiap paket pelatihan. Selain itu, Disnaker juga memberikan pendampingan pasca-pelatihan guna mendorong peserta agar dapat segera masuk ke dunia kerja, baik secara mandiri maupun melalui perusahaan.
Eko menambahkan, capaian program serupa pada tahun sebelumnya tergolong baik. Sekitar 80 persen peserta pelatihan tahun 2025 telah berhasil terserap di dunia kerja.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Sumenep, Masdawi, menekankan pentingnya evaluasi setelah pelatihan berlangsung. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar program pelatihan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Evaluasi perlu dilakukan agar peserta yang telah dilatih bisa terserap ke dunia kerja,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....