Kapolres Sumenep Bersama Pemkab Sidak SPBU dan SPBE
- 01 Apr 2026 14:50 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), Rabu 1 April 2026.
Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kondisi ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) serta gas elpiji di lapangan, sekaligus menanggapi beredarnya isu terkait kelangkaan dan kenaikan harga BBM di tengah masyarakat.
Beberapa lokasi yang menjadi sasaran pengecekan antara lain SPBU di Kecamatan Kalianget, SPBU Pemkab di wilayah Kota Sumenep, SPBU Patean Kecamatan Batuan, SPBU Kecamatan Bluto, serta SPBE yang berada di Kecamatan Bluto dan Saronggi.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir sejumlah pejabat dari unsur kepolisian dan pemerintah daerah, di antaranya Kabag SDM Polres Sumenep Kompol Widiarti S, Kasat Intelkam AKP Moh. Nurul Komar, perwakilan Satreskrim Polres Sumenep, Asisten Sekdakab Sumenep Abd. Madjid, serta Kabag ESDA Kabupaten Sumenep Dadang Dedy Iskandar.
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan langsung kondisi distribusi BBM di wilayah Sumenep agar masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar.
“Kami bersama pemerintah daerah turun langsung ke beberapa SPBU dan SPBE untuk memastikan kondisi stok dan distribusi BBM. Dari hasil pengecekan, ketersediaan BBM maupun elpiji di wilayah Sumenep dalam kondisi aman,” ujar AKBP Anang Hardiyanto.
Ia juga mengimbau para pengelola SPBU agar tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat serta tidak terpengaruh oleh isu yang beredar tanpa dasar yang jelas.
“Kami berharap pihak SPBU tetap memberikan pelayanan yang baik dan turut membantu memberikan informasi yang benar kepada masyarakat agar tidak terjadi kepanikan,” ujarnya menambahkan.
Sementara itu, Kabag ESDA Kabupaten Sumenep Dadang Dedy Iskandar juga menegaskan, distribusi energi di wilayah Sumenep hingga saat ini masih berjalan normal.
“Berdasarkan hasil pemantauan kami, tidak ada kelangkaan maupun kenaikan harga BBM di wilayah Sumenep. Distribusi berjalan lancar dan stok dalam kondisi cukup,” ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap menggunakan BBM secara bijak serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.
Melalui pengecekan langsung ini, diharapkan masyarakat semakin yakin bahwa pasokan BBM di wilayah Kabupaten Sumenep tetap terjaga serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....