Cerita Hakim: Mobile JKN Permudah Perantau Ubah FKTP tanpa ke Kantor BPJS
- 31 Mar 2026 16:10 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan mengingatkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk memperhatikan beberapa hal sebelum bepergian ke luar kota. Hal ini disampaikan untuk memastikan peserta tetap dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah saat berada di luar domisili.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari, menjelaskan bahwa salah satu hal paling mendasar adalah memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif. Selain itu, peserta juga diimbau untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit sebelum melakukan perjalanan jauh. Langkah preventif ini penting agar perjalanan dapat berjalan lancar tanpa kendala kesehatan.
“Peserta perlu memastikan status keaktifan kepesertaannya sebelum bepergian. Hal ini penting agar ketika membutuhkan layanan kesehatan, peserta tidak mengalami kendala administratif,” ujar Galih Saat ditemui pada hari Senin, 30 Maret 2026.
Galih juga menghimbau agar peserta rutin melakukan skrining riwayat kesehatan. Ia juga berharap langkah ini dapat membantu peserta mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini sehingga penanganan yang tepat dapat segera dilakukan.
“Kami juga mengimbau peserta untuk melakukan skrining riwayat kesehatan yang bisa diakses melalui Aplikasi Mobile JKN. Sekarang sudah praktis harapannya peserta bisa memanfaatkan layanan tersebut agar dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sebelum melakukan perjalanan,” tambahnya.
Selain itu, Galih juga menekankan pentingnya penyesuaian fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) bagi peserta yang merantau dalam jangka waktu tertentu. Menurutnya, perubahan lokasi FKTP dapat mempermudah akses layanan kesehatan selama berada di daerah perantauan. Kemudahan tersebut kini dapat dilakukan secara digital tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.
“Bagi peserta yang merantau, jangan lupa untuk mengubah lokasi FKTP sesuai domisili saat ini. Prosesnya sangat mudah dan bisa dilakukan melalui Aplikasi Mobile JKN kapan saja dan di mana saja,” kata Galih.
Di sisi lain, Hakim (21), peserta JKN asal Sampang yang sedang menempuh Pendidikan di Pamekasan, Hakim mengaku telah merasakan kemudahan layanan digital tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya sering memanfaatkan aplikasi Mobile JKN untuk mengurus administrasi JKN.
“Saya menggunakan Aplikasi Mobile JKN untuk cek status kepesertaan, ubah data peserta dan ubah lokasi faskes yang sebelumnya terdaftar pada salah satu FKTP di sampang sekarang diubah ke FKTP di Pamekasan. Hal ini membuat saya jadi lebih tenang jika sewaktu-waktu butuh layanan kesehatan,” ujar Hakim.
Hakim juga mengungkapkan manfaat adanya layanan digital dari BPJS Kesehatan. Menurutnya dengan adanya layanan digital ia tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan, serta bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja.
“Menurut saya sekarang semuanya jadi lebih praktis dan menghemat waktu, telebih saya seorang mahasiswa yang sibuk dengan tugas dan perkuliahan. Cukup dengan menggunakan ponsel dan koneksi internet saya sudah bisa ngurus berbagai administrasi JKN tanpa datang ke kantor BPJS Kesehatan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....