Kemenag Sumenep Perkuat Pencegahan Pernikahan Dini

  • 24 Mar 2026 16:11 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep terus memperkuat upaya pencegahan pernikahan usia dini dengan menggencarkan program edukasi kepada kalangan remaja.

Melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) dan Gerakan Mencegah Nikah Usia Dini (GEMINI), sebanyak 4.174 siswa dan santri mendapatkan pembinaan di 27 titik lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.

Program ini secara khusus difokuskan untuk meningkatkan kesadaran remaja terhadap risiko dan dampak negatif pernikahan dini, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun kondisi sosial ekonomi di masa depan.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya kesiapan sebelum menikah, termasuk kematangan mental, keberlanjutan pendidikan, serta kesiapan ekonomi sebagai dasar membangun keluarga yang sehat dan harmonis.

Kepala Kantor Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, menegaskan bahwa pencegahan pernikahan dini menjadi salah satu perhatian utama pihaknya dalam pembinaan generasi muda.

Menurutnya, masih banyak remaja yang belum memahami konsekuensi jangka panjang dari pernikahan di usia muda, sehingga diperlukan edukasi yang berkelanjutan dan menyentuh langsung kalangan pelajar.

“Melalui program ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada remaja agar tidak terburu-buru menikah. Mereka perlu menyiapkan diri secara matang, baik dari sisi pendidikan, mental, maupun ekonomi,” ujarnya.

Ia berharap, melalui pendekatan edukatif dan dialogis yang dilakukan dalam BRUS dan GEMINI, para remaja dapat lebih bijak dalam merencanakan masa depan serta mampu menekan angka pernikahan usia dini di Kabupaten Sumenep.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....