Dorong Swasembada Pangan, DKPP Sumenep Ajukan Program Optimalisasi Lahan 2026
- 14 Mar 2026 13:31 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, SUMENEP - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali mengajukan Program Optimalisasi Lahan (Oplah) untuk sektor tanaman pangan pada tahun anggaran 2026.
Program tersebut merupakan inisiatif dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan mendorong swasembada pangan di berbagai daerah sentra pertanian.
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menyampaikan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah berhasil melaksanakan program Oplah pada tahun 2025. Saat itu, program tersebut juga disertai pembinaan Brigade Pangan (BP) di sejumlah kecamatan, di antaranya Saronggi, Lenteng, dan Guluk-Guluk.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program tersebut menjadi dasar bagi DKPP Sumenep untuk kembali mengusulkan sejumlah kawasan pertanian agar dapat memperoleh program serupa pada tahun 2026.
“Program Oplah ini memang difokuskan pada tanaman pangan, khususnya padi. Untuk tahun ini kami kembali mengusulkan beberapa wilayah seperti Kecamatan Gapura, Ganding, dan Batuan. Sementara untuk wilayah kepulauan, kami mengusulkan Kecamatan Arjasa,” ujar Chainur Rasyid, yang akrab disapa Inung, saat dikonfirmasi, kamis 14 Maret 2026.
Ia menjelaskan, setiap item program Oplah sebelumnya memperoleh dukungan anggaran sekitar Rp46 juta pada tahun 2025. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan sarana penunjang seperti irigasi, sekaligus pembentukan Brigade Pangan di setiap titik pelaksanaan program.
Brigade Pangan tersebut nantinya akan menjadi ujung tombak dalam pengelolaan lahan pertanian, dengan pendekatan yang lebih modern, profesional, serta berbasis keterampilan petani.
“Pada tahun 2025 kami telah melakukan pembinaan terhadap tiga Brigade Pangan. Tahun ini kami menargetkan jumlahnya bisa bertambah. BP ini menjadi bagian penting dalam program Oplah karena mereka yang akan mengelola lahan secara lebih modern dan berorientasi pada pengembangan usaha pertanian,” katanya.
DKPP Sumenep berharap program tersebut dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian, khususnya komoditas padi, sehingga mampu mendukung target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Harapannya tentu produksi padi di Sumenep semakin meningkat. Program ini memang difokuskan untuk tanaman pangan, terutama padi, sehingga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program nasional,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....