Unik, Mento Kampung Arab Hanya Ada Saat Ramadhan

  • 02 Mar 2026 18:47 WIB
  •  Sumenep

Ramainya perburuan takjil setiap sore di Sumenep menghadirkan beragam pilihan kuliner. Namun di antara banyaknya jajanan yang dijual, mento tetap menjadi salah satu yang paling diburu masyarakat untuk menu berbuka puasa.

Kue tradisional ini memiliki cita rasa manis dengan tekstur lembut yang khas. Meski tergolong jajanan lawas, mento tetap bertahan dan digemari berbagai kalangan, terutama saat bulan suci Ramadhan.

Menariknya, mento khas daerah Kampung Arab memiliki keunikan tersendiri. Selain hanya diproduksi dan dijual saat bulan Ramadhan, mento ini juga menggunakan bungkus daun pisang yang memberikan aroma khas dan cita rasa alami saat disantap.

Di luar bulan puasa, mento hampir tidak ditemukan di daerah tersebut, sehingga kehadirannya selalu dinanti setiap tahun oleh warga yang ingin menikmati jajanan tradisional penuh nostalgia ini.

Salah satu pembeli, Yatik, mengaku setiap Ramadhan tiba dirinya selalu menyempatkan diri membeli mento di daerah tersebut.

“Setiap puasa pasti beli mento di sini. Rasanya khas dan sudah jadi kebiasaan setiap tahun,” ujarnya, Senin, 2 Maret 2026.

Keberadaan mento yang musiman ini pun menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Tak sedikit warga yang sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan, karena jajanan tradisional tersebut kerap ludes sebelum waktu berbuka tiba

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....