Kedatangan Wisatawan Asing di Awal Tahun, Pemkab Optimisi Wisata Go Internasional

  • 28 Feb 2026 22:40 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Awal tahun 2026 menjadi catatan positif bagi Kabupaten Sumenep. Sejumlah wisatawan asal Australia, termasuk perwakilan resmi Pemerintah Australia, melakukan kunjungan wisata budaya dan alam dalam beberapa tahap sejak Januari hingga Februari 2026.

Rangkaian kunjungan diawali pada 22 Januari 2026 yang dipimpin langsung oleh Konjen Australia di Surabaya. Dalam agenda tersebut, rombongan menyambangi Pendopo Keraton Sumenep, yang dikenal sebagai simbol pemerintahan sekaligus ikon sejarah daerah.

Selain itu, mereka juga berkunjung ke Desa Aeng Tong-Tong, sentra perajin keris yang reputasinya telah menembus pasar internasional. Kunjungan tersebut menjadi ajang pengenalan warisan budaya Sumenep yang sarat nilai historis dan filosofi.

Di pendopo, rombongan disambut secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kerja sama, sekaligus dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi unggulan daerah di sektor pariwisata dan kebudayaan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.

“Kehadiran wisatawan Australia ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumenep. Ini membuktikan bahwa potensi wisata kita semakin dikenal dan mendapat kepercayaan dari mancanegara,” ujarnya, Sabtu 26 Februari 2026.

Ia menegaskan, pemerintah daerah terus melakukan pembenahan, mulai dari peningkatan infrastruktur, aksesibilitas, hingga kualitas pelayanan bagi wisatawan.

Sehari setelahnya, 23 Januari 2026, rombongan kembali menikmati pengalaman berbeda dengan berlayar menggunakan kapal pesiar dari Pelabuhan Kalianget menuju kawasan kota dan pendopo. Perjalanan laut tersebut sekaligus memperlihatkan kekayaan wisata bahari Sumenep yang dipenuhi gugusan pulau eksotis dan panorama pantai berpasir putih.

Kunjungan berlanjut pada 20 Februari 2026. Dari Pelabuhan Kalianget, rombongan menuju Lapangan Giling untuk menyaksikan secara langsung tradisi legendaris Karapan Sapi. Atraksi budaya khas Madura tersebut menampilkan kekompakan, kecepatan, serta nilai tradisi yang kuat dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara.

Usai menyaksikan perlombaan, rombongan kembali ke pendopo untuk agenda ramah tamah sekaligus diskusi terkait peluang kerja sama pengembangan pariwisata.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan hasil promosi berkelanjutan yang digencarkan pemerintah daerah ke pasar internasional, termasuk Australia.

“Kami memperkuat promosi digital, membangun kemitraan dengan agen perjalanan, serta menghadirkan event budaya secara konsisten. Kehadiran wisatawan Australia ini menunjukkan branding pariwisata Sumenep semakin efektif,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menargetkan jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2026 mencapai 2 juta orang, baik domestik maupun mancanegara. Target tersebut dinilai realistis seiring tren peningkatan kunjungan di awal tahun dan semakin baiknya konektivitas transportasi menuju wilayah kepulauan.

Menurut Faruk, capaian tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama bagi pelaku UMKM, sektor perhotelan, kuliner, dan jasa transportasi.

“Pariwisata merupakan sektor strategis yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kami optimistis target 2 juta kunjungan pada 2026 bisa tercapai,” ujarnya.

Dengan kekuatan wisata budaya seperti keraton dan sentra keris Aeng Tong-Tong, tradisi Karapan Sapi yang telah mendunia, serta potensi wisata bahari yang memikat, Sumenep semakin mantap menegaskan diri sebagai destinasi unggulan di tingkat nasional maupun internasional.

Kedatangan wisatawan Australia di awal 2026 menjadi sinyal kuat bahwa Sumenep berada di jalur yang tepat menuju kebangkitan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....