PDI Perjuangan Salurkan Zakat Mal untuk 4.000 Abang Becak di Sumenep
- 19 Feb 2026 15:16 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Hari pertama ramadan 1447 hijriah, ribuan abang becak memadati kawasan Jalan Ahmad Yani, Kampong Arab, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Kamis 19 Februari 2026 siang. Mereka datang sejak pagi untuk menerima paket kebutuhan pokok yang disalurkan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah bersama DPC PDI Perjuangan Sumenep sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja sektor informal.
Kegiatan yang dipusatkan di depan kediaman Said Abdullah, itu menjadi agenda sosial tahunan yang konsisten digelar setiap ramadan. Deretan becak yang terparkir di sepanjang jalan sempat memperlambat arus lalu lintas, namun pelaksanaan pembagian bantuan berlangsung tertib dengan pengaturan panitia dan aparat keamanan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa sebanyak 4.000 abang becak telah diundang secara khusus sebagai penerima zakat mal tahun ini. Ia menegaskan, momentum awal ramadan dipilih agar bantuan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh para penerima dan keluarganya.
“Kami sengaja menyalurkan di awal Ramadan supaya kebutuhan pokok para abang becak bisa langsung terpenuhi saat memasuki bulan puasa. Ini bentuk komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat kecil,” ujar Fauzi.
Menurutnya, pekerja sektor informal seperti penarik becak sangat bergantung pada pendapatan harian yang tidak menentu. Ketika Ramadan tiba dan kebutuhan rumah tangga meningkat, kondisi tersebut kerap menjadi tantangan tersendiri.
“Abang becak ini penghasilannya harian dan tidak selalu stabil. Karena itu, zakat mal ini kami arahkan untuk mereka agar bisa sedikit meringankan beban ekonomi, terutama untuk kebutuhan sahur dan berbuka,” katanya menambahkan.
Paket zakat mal yang dibagikan berisi bahan kebutuhan pokok dan uang tunai. Bantuan tersebut diharapkan mampu menopang kebutuhan dasar keluarga penerima selama menjalankan ibadah puasa.
Di tengah antrean, para abang becak tampak sabar menunggu giliran. Sebagian besar mengaku datang lebih awal untuk memastikan namanya terdaftar dan mendapatkan paket sembako. Suasana kebersamaan dan saling sapa mewarnai proses pembagian bantuan.
Salah seorang penerima, Zahir, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. Ia mengatakan pendapatan sebagai penarik becak tidak selalu cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga, terlebih saat harga kebutuhan pokok cenderung naik menjelang ramadan.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Setidaknya bisa mengurangi pengeluaran untuk beberapa hari ke depan,” ucapnya.
Penyaluran zakat mal ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan setiap tahun di Sumenep. Selain sebagai wujud tanggung jawab sosial, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara partai dan masyarakat, khususnya kalangan pekerja informal yang membutuhkan perhatian dan dukungan ekonomi selama Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....