IPARI Sumenep Launching Tiga Program Unggulan

  • 11 Feb 2026 22:56 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) meluncurkan tiga program unggulan (umbulan) yang difokuskan pada penguatan mental, keluarga, dan dakwah digital. Peluncuran program tersebut dihadiri Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan layanan keagamaan kepada masyarakat.

Tiga program yang diperkenalkan yakni PISMA, Asbajan, dan Sulusabad.

Program pertama, PISMA, merupakan inisiatif pendampingan bagi pasien di rumah sakit maupun puskesmas. Melalui program ini, para penyuluh agama akan memberikan dukungan mental dan spiritual kepada pasien guna menumbuhkan optimisme serta kesabaran dalam menghadapi ujian sakit.

“Pendampingan ini bertujuan membangun kekuatan mental dan spiritual pasien. Ketika seseorang memiliki mental yang kuat dan hati yang tenang, insya Allah proses kesembuhan juga akan lebih mudah,” ujar Abdul Wasid saat launching program. Rabu 11 Februari 2026.

Program kedua adalah Asbajan, yang difokuskan pada penguatan ketahanan keluarga. Program ini menjadi ikhtiar bersama dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Selain itu, Asbajan juga menyediakan pendampingan pranikah sebagai bekal awal bagi calon pasangan suami istri dalam membangun rumah tangga yang harmonis.

Sementara itu, program ketiga bernama Sulusabad, yakni dakwah transformatif berbasis digital. Melalui program ini, para penyuluh agama akan memanfaatkan platform digital seperti podcast dan media daring lainnya sebagai ruang diskusi dan edukasi keagamaan yang lebih luas dan interaktif.

Abdul Wasid menjelaskan, ketiga program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan umat di era saat ini, terutama dalam aspek penguatan keluarga, mental, spiritual, serta peningkatan pemahaman keagamaan.

“Target ke depan, program ini benar-benar memberi manfaat sesuai kebutuhan masyarakat. Penguatan keluarga, mental, spiritual, dan pengetahuan agama adalah bagian dari layanan Kementerian Agama kepada umat,” katanya.

Ia berharap ketiga program unggulan tersebut dapat diimplementasikan secara konsisten sehingga memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat Sumenep.

“Harapan kami sederhana, program ini bisa dijalankan dengan baik. Kami yakin jika dilaksanakan secara maksimal, dampaknya pasti akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....