Pemuda Akhiri Hidup, Warga Berempati di Halo RRI

  • 11 Feb 2026 19:41 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Warga berempati terhadap pemuda berinisial IS (22) warga Dusun Panjurangan yang menceburkan diri ke laut dari Jembatan Pelabuhan Dungkek, Sumenep, ditemukan meninggal dunia, Senin, 9 Februari 2026. Sebelumnya diberitakan, pemuda tersebut sempat di rawat di Rumah Sakit dan memiliki riwayat gangguan kesehatan mental.

Hal ini mengundang empati warga, salah satunya Taflah, warga Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan di Halo RRI, Rabu, 11 Februari 2026. “Betapa mendesaknya pendampingan terhadap remaja terutama keluarga terdekat dan instansi pemerintah institusi pendidikan untuk intens menjaga kesehatan mental mereka,” ujarnya. “Masa depan negeri ini tergantung kualitas pemuda masa kini dan RRI punya andil besar, terimakasih,” tulisnya dalam pesan WA Halo RRI Sumenep, 0811 3345 101.

Melalui program Halo RRI, empati ini diteruskan kepada Tim SAR Sumenep, salah satu pemeran penting dalam proses evakuasi pemuda tersebut. Nurul Imam, Komandan Tim SAR Sumenep menyampaikan kronologi kejadian.

“Korban ditemukan Senin, pukul 22.40 dari jarak 30 meter saat pertama kali dilaporkan melompat pukul 14.30 WIB,” ujarnya. “Kami langsung pulangkan korban ke kediaman sesusai permintaan dari keluarga.”

Ia menambahkan kondisi cuaca yang baik mendukung cepatnya proses evakuasi. Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 23.15 WIB. Seluruh unsur yang terlibat antara lain Pos SAR Sumenep, Polair Sumenep, Polsek Dungkek, Babinsa Dungkek, KSOP Sumenep, BPBD Sumenep kembali ke satuan masing-masing.

“Kami menghimbau dengan adanya kejadian ini, masyarakat terutama untuk pemancing atau pengunjung pelabulan dan area laut lain untuk lebih berhati – hati,” ucapnya. “Juga untuk keluarga dan lingkungan, untuk lebih saling mengawasi.”

Program Halo RRI hadir sebagai ruang partisipasi warga dalam menyuarakan persoalan di lingkungannya. Setiap laporan ditindaklanjuti dengan menghubungkan suara masyarakat dan pemegang kebijakan, serta dipublikasikan di rri.co.id.

Berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi, menormalisasi atau membenarkan tindakan bunuh diri. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan psikologis, depresi atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri. Segera cari bantuan professional melalui tenaga kesehatan, psikolog atau psikiater di fasilitas layanan kesehatan terdekat. Dukungan keluarga dan lingkungan sekitar sangat penting dalam menjaga kesehatan mental.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....