Yayasan Inovasi Muda Siapkan Peneliti Hadapi Studi Lapangan
- 10 Feb 2026 22:37 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Yayasan Inovasi Muda Bandung menggelar pelatihan intensif bagi peneliti dan enumerator sebagai langkah awal persiapan pelaksanaan studi lapangan di Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Senin hingga Selasa, 9–10 Februari 2026, bertempat di Kantor Bina Swadaya Masyarakat (BISMA) Sumenep.
Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah, di antaranya Bandung, Pamekasan, dan Sumenep. Pelatihan difokuskan pada peningkatan kapasitas peserta, khususnya dalam teknik wawancara, penggunaan instrumen penelitian, serta pemahaman etika penelitian untuk menjamin keakuratan dan kredibilitas data.
| Baca juga: MI Al-Ittihad Gelar Karnaval Budaya Meriah |
Head of Research and Program Development Yayasan Inovasi Muda Bandung, Hanifah Amalia Nur Janah, mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi tahapan penting sebelum tim terjun langsung ke lapangan. Menurutnya, kualitas penelitian sangat ditentukan oleh kesiapan peneliti dan enumerator dalam menggali data secara tepat dan beretika.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghasilkan data yang valid dan relevan. Dengan bekal ini, kami berharap para peserta siap menghadapi dinamika di lapangan,” ujarnya, Selasa 10 Februari 2026.
Selain penyampaian materi, peserta juga dibekali simulasi studi kasus yang dirancang untuk melatih kemampuan analisis dan respons terhadap berbagai situasi yang mungkin ditemui saat penelitian berlangsung. Metode ini dinilai efektif untuk memperkuat pemahaman sekaligus meningkatkan kepercayaan diri peserta.
Studi lapangan yang akan dilakukan nantinya melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Yayasan Inovasi Muda Bandung berharap hasil penelitian tersebut dapat memberikan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengembangan wilayah Kecamatan Giligenting.
Tak hanya sebagai sarana peningkatan kompetensi, pelatihan ini juga menjadi ruang untuk mempererat jejaring antarpeneliti lintas daerah, sehingga mampu membangun kerja tim yang solid dan kolaboratif dalam pelaksanaan penelitian ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....