Kurikulum Berbasis Cinta: Membangun Pendidikan Humanis di Madrasah

  • 09 Feb 2026 13:50 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Upaya membangun pendidikan berkarakter dan berlandaskan nilai kemanusiaan terus dilakukan di lingkungan madrasah, salah satunya melalui workshop implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di MTs Nurul Hidayah, Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, di ruang rapat madrasah ini dirangkai dengan sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503, serta dihadiri Pengawas Madrasah Kemenag Sumenep, Hidayah, S.Pd., MM, Ketua Yayasan Nurul Hidayah K. Abd Wahid, M.Pd.I, Kepala Madrasah A. Zaini, S.Pd.I, dan seluruh dewan guru.

Dalam sambutannya, Kepala MTs Nurul Hidayah A. Zaini mengajak seluruh guru untuk menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta yang telah diprogramkan Kementerian Agama dalam proses pembelajaran.

Menurutnya, KBC bukan sekadar perubahan kurikulum, tetapi pendekatan pendidikan yang menekankan pembentukan karakter peserta didik secara utuh, baik dari sisi akademik maupun moral.

Sementara itu, Hidayah menjelaskan bahwa KBC menempatkan nilai empati, kasih sayang, saling menghormati, serta spiritualitas sebagai inti pembelajaran, sehingga tercipta hubungan yang humanis antara guru dan siswa.

Ia menambahkan, penerapan KBC diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif, serta mendorong proses belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.

Workshop berlangsung interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan berbagi pengalaman, sebelum ditutup dengan doa yang dipimpin Ketua Yayasan Nurul Hidayah sebagai harapan agar nilai cinta dan kemanusiaan terus tumbuh di madrasah.(Kim/DM) 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....