Baznas dan DWP Disdik Dukung Pendidikan Pascabencana Karduluk

  • 05 Feb 2026 22:30 WIB
  •  Sumenep

RI.CO.ID, Sumenep – Upaya menjaga keberlangsungan pendidikan anak pascabencana dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Kedua lembaga tersebut menyalurkan bantuan kepada siswa sekolah dasar di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, yang terdampak bencana angin puting beliung.

Bencana yang terjadi pada Minggu 1 Februari 2026 itu mengakibatkan kerusakan pada berbagai fasilitas umum, mulai dari rumah warga, musala, hingga bangunan sekolah. Dampak tersebut sempat mengganggu proses belajar mengajar dan menimbulkan kekhawatiran bagi para siswa maupun orang tua.

Ketua Baznas Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian terhadap anak-anak agar tetap memiliki semangat belajar di tengah situasi sulit pascabencana.

“Anak-anak termasuk kelompok paling rentan ketika bencana terjadi. Kehadiran kami bukan hanya untuk membantu secara materi, tetapi juga memberikan dukungan moral agar mereka tetap termotivasi melanjutkan pendidikan,” ujarnya, Kamis, 5 Februari 2026.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan DWP Dinas Pendidikan menjadi langkah penting untuk memastikan penanganan dampak bencana di sektor pendidikan berjalan lebih terarah dan menyentuh langsung kebutuhan siswa.

Sementara itu, Ketua DWP Disdik Kabupaten Sumenep, Dewi Amborowati, menuturkan bahwa perhatian terhadap peserta didik terdampak bencana merupakan bagian dari tanggung jawab bersama, khususnya bagi pihak yang berkecimpung di dunia pendidikan.

“Kami ingin anak-anak merasa tidak sendiri menghadapi kondisi ini. Bantuan dan kehadiran kami diharapkan mampu mengembalikan rasa aman serta semangat belajar mereka,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala SDN IV Karduluk, Widayanti, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bencana tidak hanya merusak sarana fisik sekolah, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis siswa.

“Perhatian dan bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak. Mereka merasa diperhatikan dan lebih percaya diri untuk kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah,” ucapnya.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan aktivitas pendidikan di Desa Karduluk dapat kembali berjalan normal dan anak-anak tetap mendapatkan haknya untuk belajar meski berada dalam situasi pascabencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....