Pengawas Madrasah Sumenep Ikuti Bimtek Implementasi Kurikulum Cinta

  • 04 Feb 2026 23:40 WIB
  •  Sumenep

RI.CO.ID, Sumenep – Pokja Pengawas Madrasah (Pokjawas) Kabupaten Sumenep menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), Rabu 4 Februari 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Mengawasi dengan Hati, Menggerakkan dengan Cinta, Mewujudkan Madrasah Berdampak” itu digelar di Gedung Workshop MAN Sumenep dan diikuti seluruh pengawas madrasah se-Kabupaten Sumenep.

Bimtek tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid menegaskan bahwa pengawas madrasah memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, tidak hanya melalui fungsi pengawasan administratif, tetapi juga dengan pendekatan yang lebih humanis dan inspiratif.

Menurutnya, pengawas diharapkan mampu menjadi mitra bagi madrasah dalam mengembangkan budaya belajar yang positif, kolaboratif, serta berorientasi pada dampak nyata bagi peserta didik dan lingkungan pendidikan. Pendekatan berbasis empati dan nilai-nilai kemanusiaan dinilai penting untuk menjawab tantangan pendidikan saat ini.

“Kehadiran pengawas harus mampu memberi energi positif, menggerakkan perubahan, dan memastikan madrasah benar-benar memberikan dampak bagi perkembangan karakter dan kompetensi siswa,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan fasilitator nasional dari Pokjawas Madrasah Provinsi Jawa Timur sebagai narasumber utama. Para peserta mendapatkan penguatan baik secara konseptual maupun praktis terkait penerapan Kurikulum Berbasis Cinta, yang menitikberatkan pada nilai kasih sayang, kepedulian, dan pembentukan karakter dalam proses pembelajaran.

Bimtek dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 4 hingga 5 Februari 2026. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan pendampingan teknis guna memperkuat pemahaman pengawas dalam mengimplementasikan KBC di madrasah binaan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Pokjawas Madrasah Kabupaten Sumenep berharap para pengawas mampu menjadi agen perubahan yang mendorong terwujudnya madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak positif bagi pembentukan karakter dan nilai kemanusiaan peserta didik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....