RAT KPRI Diskominfo Sumenep Evaluasi Kinerja Koperasi

  • 03 Feb 2026 23:01 WIB
  •  Sumenep

RI.CO.ID, Sumenep – Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia (KPRI) Penerangan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Aula Penerangan Diskominfo, Selasa, 3 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi kinerja koperasi sekaligus perumusan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan para anggota.

RAT dihadiri oleh 34 anggota dari total 43 anggota terdaftar. Hadir pula perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Mohamad Bahar; perwakilan Pusat Koperasi Pegawai Negeri Republik Indonesia (PKPRI) Daya Karya Sumenep, Zainal Abidin; serta Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, selaku pembina koperasi.

Perwakilan Dinas Koperasi UKM dan Perindag Sumenep, Mohamad Bahar, memberikan apresiasi atas pelaksanaan RAT yang berlangsung tepat waktu. Ia menegaskan bahwa RAT merupakan forum tertinggi dalam sistem perkoperasian.

“Melalui RAT, pengurus dan pengawas menyampaikan pertanggungjawaban kinerja, termasuk laporan keuangan, rencana kerja, serta pembagian sisa hasil usaha sebagai bentuk penerapan demokrasi koperasi,” ujar Bahar.

Sementara itu, perwakilan PKPRI Daya Karya Sumenep, Zainal Abidin, menekankan bahwa koperasi memiliki peran lebih luas dari sekadar kegiatan simpan pinjam.

“Koperasi adalah wadah kebersamaan yang dibangun atas asas kekeluargaan dan gotong royong untuk mencapai kesejahteraan ekonomi, sosial, dan budaya anggotanya,” katanya.

Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, menyampaikan bahwa KPRI Penerangan Diskominfo telah memberikan manfaat nyata bagi para anggotanya. Ia juga berharap ke depan keanggotaan koperasi dapat diperluas.

“Saya merasakan langsung manfaat koperasi ini. Solidaritas dan kekeluargaan di Diskominfo sudah terbangun dengan baik. Ke depan, kami berharap PPPK juga dapat bergabung untuk memperkuat koperasi,” jelas Indra.

Dalam laporan pertanggungjawaban pengurus, Ketua KPRI Penerangan Diskominfo, Koesman Hadie, menjelaskan bahwa Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2025 mengalami penurunan. Hal tersebut disebabkan menurunnya omzet pinjaman serta masih adanya tunggakan dari sebagian anggota.

“Sebagai upaya perbaikan, kami membuka unit usaha pertokoan sembako yang saat ini mulai memberikan kontribusi positif terhadap kinerja koperasi,” imbuh dia.

Melalui pelaksanaan RAT ini, pengurus KPRI Penerangan Diskominfo berkomitmen terus memperbaiki tata kelola organisasi, mengembangkan unit usaha produktif, serta meningkatkan kesejahteraan anggota secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....