JATMAN Ajak Umat Menghidupkan Malam Nisfu Sya’ban

  • 02 Feb 2026 10:04 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Wakil Ro’s Idaroh Syu’biyah Jam’iyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyah (JATMAN) Kabupaten Sumenep, KH. Abdul Wasik Baijuri, mengajak umat Islam menghidupkan malam Laylatul Nisfu Sya’ban. Selain itu, beliau mendorong masyarakat untuk memperbanyak ibadah serta membersihkan hati dari kebencian dan permusuhan.

Malam pertengahan bulan Sya’ban memiliki keutamaan besar dalam Islam. KH. Abdul Wasik menjelaskan bahwa Allah SWT memberikan ampunan kepada seluruh hamba-Nya pada malam ini, kecuali mereka yang musyrik, durhaka kepada orang tua, memutus tali silaturahmi, atau menyimpan permusuhan dalam hati.

"Bulan Sya’ban adalah bulan yang diagungkan Allah SWT karena menjadi gerbang menuju Ramadan. Oleh karena itu, malam Nisfu Sya’ban dianjurkan untuk dihidupkan dengan ibadah, bukan dengan aktivitas yang melalaikan," tutur KH. Abdul Wasik, Senin, 2 Februari 2026.

Ia menekankan bahwa syarat utama mendapatkan ampunan Allah SWT adalah kebersihan hati. Para ulama menyebutnya naqā’ul qalbi, al-qalbun naqi, atau salāmatus sudūr, yakni hati yang bersih dari dengki, benci, dan permusuhan.

"Pada malam Nisfu Sya’ban, setiap Muslim dianjurkan memaafkan orang lain dan memperbaiki hubungan dengan sesama. Allah SWT sangat mencintai hamba-Nya yang memiliki hati bersih," jelas KH. Abdul Wasik.

Selain membersihkan hati, umat Islam di Sumenep dianjurkan mengikuti tradisi ibadah para ulama dan orang saleh, seperti membaca Surah Yasin, berdzikir, dan berdoa. Amalan tersebut menjadi wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

KH. Abdul Wasik juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan membatasi penggunaan gawai. Menurutnya, ketergantungan pada ponsel dapat mengurangi kekhusyukan ibadah, terutama pada malam yang memiliki keutamaan.

"Laylatul Nisfu Sya’ban adalah momentum introspeksi diri, memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia, serta menyiapkan hati menyambut Ramadan," ujarnya.

Umat Islam diharapkan memanfaatkan malam pertengahan Sya’ban sebagai kesempatan memperbanyak amal ibadah, memaafkan kesalahan orang lain, dan membersihkan hati agar mendapatkan keberkahan dan ampunan Allah SWT.

Dengan hati yang bersih dan niat tulus, setiap amal ibadah pada malam Nisfu Sya’ban diyakini dapat mendekatkan diri kepada rahmat dan kasih sayang Allah SWT, sekaligus mempersiapkan spiritual menjelang Ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....