Siswa SMAN 2 Sumenep Bedah Hasil Belajar Lapangan
- 30 Jan 2026 10:36 WIB
- Sumenep
RRI.COID, Sumenep - SMA Negeri 2 Sumenep melalui Komunitas Belajar (Kombel) IPS Ibnu Khaldun menggelar Seminar Hasil Pembelajaran Luar Kelas (PLK), Jumat 30 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian pembelajaran kontekstual yang sehari sebelumnya dilaksanakan di wilayah Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.
Seminar hasil tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas XII rumpun Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dengan pendampingan guru-guru anggota Kombel IPS Ibnu Khaldun. Forum ini dirancang sebagai ruang refleksi, evaluasi, sekaligus penguatan hasil belajar berbasis pengalaman nyata di lapangan.
Ketua Kombel IPS Ibnu Khaldun, Akh. Mardani, menegaskan bahwa seminar hasil merupakan tahapan penting dalam pembelajaran berbasis proyek.
"Pembelajaran luar kelas tidak berhenti pada observasi, tetapi harus ditindaklanjuti dengan analisis dan refleksi. Seminar hasil ini menjadi wadah siswa untuk mempertanggungjawabkan temuannya secara akademik," ujar Akh. Mardani.
Menurut Mardani, kegiatan ini juga melatih keterampilan berpikir kritis dan komunikasi ilmiah peserta didik.
"Siswa belajar menyusun laporan, menyampaikan gagasan, serta menjawab pertanyaan secara argumentatif. Ini bukan sekadar tugas, melainkan proses pembentukan karakter ilmiah," katanya.
Dalam seminar tersebut, setiap kelompok mempresentasikan hasil observasi sesuai bidang kajiannya. Kelompok Ekonomi mengulas dinamika harga pasar menjelang bulan Ramadan, sementara Kelompok Geografi menyajikan kondisi lingkungan dan potensi wilayah Sumenep.
Adapun Kelompok Sosiologi memaparkan nilai kearifan lokal serta pemberdayaan komunitas, dan Kelompok Sejarah mengkaji dampak pendudukan kolonial terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di kawasan PT Garam.
"Keberagaman tema tersebut menunjukkan integrasi antarmata pelajaran IPS. Kami ingin siswa melihat realitas sosial secara utuh, tidak terpisah-pisah. Setiap disiplin ilmu saling melengkapi dalam membaca fenomena di lapangan," kata Akh. Mardani.
Lebih lanjut, Mardani berharap model pembelajaran seperti ini dapat terus dikembangkan. Seminar hasil PLK adalah praktik baik pembelajaran bermakna.
"Siswa tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mengaitkannya dengan realitas sosial di sekitarnya,” ucapnya.
Sementara Kepala SMA Negeri 2 Sumenep, Moh. Tahir, dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar hasil PLK menjadi sarana pembelajaran lintas mata pelajaran yang menekankan kolaborasi dan komunikasi.
"Kami menilai kegiatan ini mampu mengasah kemampuan siswa dalam menyampaikan argumen dan menghargai perbedaan sudut pandang. Ini sangat positif," kata Moh. Tahir.
Melalui kegiatan tersebut, SMA Negeri 2 Sumenep menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pembelajaran kontekstual berbasis komunitas belajar. Seminar hasil PLK diharapkan menjadi inspirasi bagi penguatan pembelajaran IPS yang holistik, aplikatif, dan relevan dengan kehidupan nyata siswa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....