Pemkab Sumenep Dukung Halaqah Pers dan Lingkungan
- 28 Jan 2026 23:12 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep menyatakan dukungannya terhadap Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumenep yang akan menggelar kegiatan Halaqah Pers dan Lingkungan bertema “Tambang: Antara Pembangunan dan Ancaman Lingkungan”. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Aula Pesantren UNIBA Madura pada Senin, 9 Februari 2026.
Dukungan tersebut menjadi wujud komitmen Pemkab Sumenep dalam menjaga kelestarian lingkungan dan alam demi terciptanya kehidupan masyarakat yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
Komitmen itu disampaikan langsung saat jajaran pengurus PWI Sumenep melakukan silaturahmi ke Rumah Dinas Bupati Sumenep di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep, Senin 26 Januari 2026.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyoroti maraknya bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Indonesia belakangan ini. Menurutnya, selain dipicu cuaca ekstrem, bencana juga disebabkan oleh rendahnya kepedulian pemerintah dan masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.
“Banyak kejadian banjir dan longsor terjadi karena lingkungan yang rusak, terutama akibat berkurangnya pepohonan sebagai penyangga alam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, wilayah yang kehilangan tutupan pohon sangat rentan mengalami bencana, terlebih saat curah hujan tinggi dan berlangsung lama.
“Ketika pohon ditebang tanpa pengendalian, potensi bencana akan meningkat drastis,” katanya.
Bupati Fauzi menegaskan, Pemkab Sumenep terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Ia bahkan mengapresiasi inisiatif PWI Sumenep yang berencana melakukan penanaman pohon di area bekas tambang galian C.
“Pemerintah daerah siap mendukung penyediaan bibit tanaman. Teknis pelaksanaannya bisa diatur bersama PWI,” ujarnya.
Tak hanya sebagai kepala daerah, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga menyatakan akan menggerakkan kader partainya untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan.
“Merawat lingkungan sejalan dengan arahan pimpinan kami di tingkat pusat. Karena itu, kami siap bersinergi dengan siapa pun agar upaya ini berjalan efektif,” kata Bupati.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk meningkatkan kepedulian terhadap alam sebagai langkah pencegahan bencana sejak dini.
“Kami berharap kesadaran kolektif masyarakat semakin tumbuh untuk menjaga lingkungan demi masa depan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWI Sumenep, Faisal Warid, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Pemkab Sumenep dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Ia mengungkapkan, PWI Sumenep berencana melaksanakan kegiatan reboisasi di kawasan bekas tambang galian C pada Juni 2026 mendatang.
“Insyaallah, kegiatan ini akan kami laksanakan bersama Forkopimda sebagai bentuk sinergi antara insan pers dan pemerintah,” ujarnya.
Sebagai informasi, Halaqah Pers dan Lingkungan merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 PWI yang diselenggarakan oleh PWI Sumenep. Sebelumnya, PWI Sumenep juga telah melaksanakan sejumlah kegiatan lain, seperti Launching Akademi Jurnalistik dan Launching Klinik Hukum Pers.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....