77 SPPG Sumenep Beroperasi, 27 Unit Belum Aktif

  • 25 Jan 2026 23:06 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sumenep hingga Januari 2026 mencapai 77 SPPG, namun 27 diantaranya masih belum beroperasi.

Kepala Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Wilaya Sumenep Moh. Kholilurahman Hidayatullah menjelaskan, berdasarkan data terbaru hasil dari pembaruan data yang dilakukan secara menyeluruh dari tingkat kecamatan hingga tingkat desa per 12 Januari 2026 Kemarin.

“Berdasarkan pendataan yang kami lakukan update terbarunya dari 77 dapur, 50 diantaranya sudah aktif beroprasi dan melakukan pelayanan,” katanya, Minggu 25 Januari 2026.

Menurut Kholilur, saat ini SPPG yang sudah aktif beroprasi Hampir mencakup seluruh Kecamatan di Daratan, diantaranya Kecamatan Kota Sumenep, Saronggi, Peragaan, Bluto. Dengan adanya SPPG dinilai sebagai langkah strategis dalam pemenuhan Gizi masyarakat, utamanya pada kelompok rentan. Namun untuk SPPG yang masih belum beroperasi hanya berada di wilayah tertentu saja baik di Kepulauan maupun sebagian kecamatan di daratan.

Ia mengungkapkan, Belum aktifnya SPPG disebabkan beberapa faktor, baik dari persiapan sarana dan prasaran hingga administrasi. Namun pihaknya terus melakukan evaluasi serta pendampingan kepada SPPG yang belum aktif, sehingga bisa segara beroperasi.

“Target kami saat ini, agar pelayanan pemenuhan gizi di kabupaten Sumenep bisa merata, baik di daratan ataupun kepulauan,” ujarnya.

Kholilur menekankan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan pemerintah daerah, guna pelayanan SPPG bisa berjalan maksimal dan merata. Sehingga seluruh masyarakat di Kabupaten Sumenep ini bisa merasakan manfaat SPPG.

“Untuk SPPG yang sudah beroprasi ada di Kota Sumenep (8 unit), Pragaan (7 unit), Bluto (4 unit), Lenteng (4 unit), Guluk-Guluk (3 unit), Ganding (3 unit), Batupitih (2 unit), Arjasa (2 unit), Dungkek (2 unit), Gapura (2 unit), Saronggi (2 unit), Rubaru (2 unit) Kecamatan lainnya: Batuan, Dasuk, Kalianget, Batang-Batang, Ra’as, Talango (masing-masing 1 unit),” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....