Kasus DBD Indonesia Masih Tinggi, Orang Tua Waspada
- 23 Jan 2026 21:49 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep _ Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia. Setiap tahun, terutama saat musim hujan, jumlah kasus DBD cenderung meningkat di berbagai daerah. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, nyamuk yang aktif menggigit pada pagi hingga sore hari dan berkembang biak di air bersih yang tergenang.
Lingkungan tropis, curah hujan tinggi, serta kebiasaan masyarakat yang belum sepenuhnya sadar akan kebersihan lingkungan menjadi faktor utama tingginya kasus DBD. Anak-anak menjadi kelompok yang cukup rentan karena aktivitas mereka yang tinggi dan daya tahan tubuh yang masih berkembang.
Karena itu, peran orang tua sangat penting dalam upaya pencegahan DBD, dimulai dari rumah.
Tips Pencegahan DBD yang Bisa Dilakukan Orang Tua
1. Rutin Melakukan 3M Plus
Langkah paling efektif mencegah DBD adalah memutus siklus hidup nyamuk dengan gerakan 3M Plus:
Menguras tempat penampungan air secara rutin.
Menutup rapat wadah air.
Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air.
Plus, seperti menaburkan larvasida, memelihara ikan pemakan jentik, dan menggunakan pengusir nyamuk.
2. Jaga Kebersihan Rumah dan Lingkungan
Pastikan tidak ada genangan air di sekitar rumah, seperti di pot bunga, talang air, atau wadah bekas. Lingkungan yang bersih akan mengurangi tempat berkembang biaknya nyamuk.
3. Lindungi Anak dari Gigitan Nyamuk
Orang tua dapat:
Memakaikan pakaian berlengan panjang pada anak, terutama saat pagi dan sore.
Menggunakan kelambu saat tidur.
Memanfaatkan obat anti-nyamuk yang aman untuk anak.
4. Edukasi Anak Sejak Dini
Ajarkan anak untuk peduli terhadap kebersihan, seperti tidak membiarkan air tergenang dan membantu membersihkan lingkungan rumah. Edukasi sederhana dapat membentuk kebiasaan baik sejak kecil.
5. Waspadai Gejala DBD
Jika anak mengalami demam tinggi mendadak, lemas, atau keluhan lain yang tidak biasa, segera periksakan ke fasilitas kesehatan. Penanganan dini sangat penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius.
6. Konsultasi Kesehatan Secara Berkala
Orang tua disarankan rutin berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, termasuk terkait langkah pencegahan tambahan seperti imunisasi dengue sesuai anjuran medis.
DBD bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga tanggung jawab bersama, terutama keluarga. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, melindungi anak dari gigitan nyamuk, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala DBD, orang tua dapat berperan besar dalam menjaga kesehatan keluarga.
Pencegahan yang konsisten dimulai dari rumah adalah kunci utama agar keluarga tetap sehat dan terhindar dari DBD.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....