MBG Tidak Dimakan Siswa, Bolehkah Dimakan Guru?

  • 13 Des 2025 09:58 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep : Menanggapi Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab NU) Sumenep memutuskan bahwa guru tidak diperbolehkan mengonsumsi sisa menu Makan Bergizi Gratis (MBG), kecuali dalam kondisi tertentu. Kebijakan ini berangkat dari prinsip ketepatan sasaran. MBG secara khusus diperuntukkan bagi siswa sebagai penerima manfaat utama.

Jika makanan tersebut dikonsumsi oleh guru, meskipun dengan niat baik agar tidak terbuang, maka secara administrasi program dianggap tidak berjalan sesuai tujuan. Dalam kebijakan publik, penyimpangan kecil sekalipun dapat memunculkan persoalan akuntabilitas.

Selain itu, larangan tersebut juga berkaitan dengan pengawasan dan evaluasi program. Makanan MBG yang tidak habis dimakan siswa menjadi bagian dari data penting untuk menilai kualitas menu, porsi, rasa, dan penerimaan anak. Jika makanan dialihkan ke guru, maka penyelenggara kehilangan gambaran nyata tentang efektivitas program dan kebutuhan perbaikan ke depan.

Menurut Koordinator MBG SMA Negeri 2 Sumenep Ahmad Barokah Kurniadi mengatakan bahwa SMAN 2 Sumenep sudah melakukan hal tersebut sebelum PCNU memutuskan.

"Bahkan kami sudah ijin ke siswa kalau MBG tidak dimakan mohon diikhlaskan untuk dimakan murid yang lain biar akadnya jelas," ujarnya saat berdialog bersama RRI, Sabtu (13/12/2025).

Namun demikian, persoalan sisa makanan tetap perlu dikelola secara bijak. Daripada menjadi limbah, sisa MBG dapat dievaluasi penyebabnya apakah karena menu kurang disukai, porsi terlalu besar, atau waktu makan yang tidak efektif. Pengelolaan sisa makanan seharusnya difokuskan pada perbaikan sistem, bukan pengalihan konsumsi.

Kebijakan MBG yang tidak boleh dimakan guru menegaskan bahwa program ini harus dijalankan secara disiplin, transparan, dan berintegritas. Dengan menjaga aturan, sekolah turut memastikan bahwa tujuan utama MBG meningkatkan gizi dan masa depan siswa dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....