Pegiat Lingkungan Madura Gelar Penanaman 1000 Pohon Mangrove

  • 25 Jul 2025 21:04 WIB
  •  Sumenep

KBRN Sumenep : Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap tanggal 26 Juli ini, menjadi salah satu momentum untuk menjaga sekaligus melindungi tanaman mangrove. Seperti halnya yang dilakukan komunitas peduli lingkungan, menanam 1000 mangrove bertepatan dengan hari Mangrove Sedunia.

Pegiat Lingkungan Peduli Reng Paseser, Fadel Abu Aufa mengatakan, ribuan mangrove yang ditanamnya dilakukan di Pantai Talangsiring, Desa Montok, Kecamatan Larangan, Pamekasan.“Sehingga dengan penanaman yang dilakukan oleh pegiatan lingkungan ini bisa memperbaiki ataupun memgganti tanaman mangrove yang sudah dirusak oleh oknum masyarakat,” katanya, Sabtu (26/7/2025).

Menurut Fadel, saat ini, sebagian hutan mangrove yang ada di Kabupaten Sumenep memang butuh dilakukan penanaman kembali, bahkan memang terdapat hutan mangrove yang sengaja dirusak. “Berdasarkan data yang ada saat ini hutan mangrove yang mengalami kerusakan parah di Badan Sungai Kalisarokah dan di Kecamatan Pragaan,” ungkapnya.

Fadel menambahkan, saat ini banyak hutan mangrove di beberapa Kecamatan di Sumenep yang yang membutuhkan penanaman kembali, diantaranya Kecamatan Saronggi, Kalianget, dan Pragaan.

Hari Mangrove diharapkan tidak sekedar menjadi ceremonial tahunan, tapi diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian semua pihak tentang pentingnya mangrove dalam kelestarian lingkungan di masa-masa yang akan datang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....