Karam di Saronggi, Kerugian Capai Rp 40 Juta

  • 13 Jun 2025 14:58 WIB
  •  Sumenep

KBRN, Sumenep : Insiden karamnya kapal KLM Pesawat III GT.12 di Pelabuhan Rakyat (Pelra) Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Kamis (12/6/2025), menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 40 juta akibat rusaknya kapal dan muatan yang tak terselamatkan.

Kapal yang dinakhodai oleh Sahidi (60), warga Kecamatan Giligenting, itu awalnya memuat 50 sak semen, tiga kuintal beras, sejumlah sembako, serta mengangkut 20 penumpang dan 9 unit kendaraan roda dua.

Namun, baru sekitar dua meter meninggalkan dermaga, kapal mengalami karam setelah melewati perairan dangkal dan berkarang. Posisi kapal yang melintang ombak membuat air laut cepat masuk ke lambung kapal hingga akhirnya tenggelam sebagian.

“Sebagian besar kerugian berasal dari muatan yang tidak bisa diselamatkan, seperti semen dan sembako. Kapal juga belum bisa dievakuasi karena air laut sedang surut,” ungkap Kasatpolairud Polres Sumenep, AKP Moch. Rofiq, Jumat (13/6/2025).

Menurutnya, muatan semen sempat dibuang ke laut guna meringankan kapal. Namun gelombang yang datang serta posisi kapal yang tidak stabil membuat proses penyelamatan muatan lainnya menjadi sulit.

“Estimasi kerugian mencapai sekitar Rp 40 juta. Meski tidak ada korban jiwa, kerusakan kapal dan isi muatannya cukup signifikan,” ujarnya menambahkan.

Seluruh penumpang dan kendaraan roda dua berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dengan bantuan warga dan tenaga bongkar muat di pelabuhan. Sementara rencana evakuasi kapal akan dilanjutkan saat kondisi laut memungkinkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....