Siswa SDN Pangarangan 3 Pamerkan Robot Mini Kreatif
- 30 Apr 2025 21:32 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep: SDN Pangarangan 3, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggelar pameran modifikasi robot mini yang dikemas meriah dengan pagelaran seni dan budaya, Rabu (30/4/2025) malam.
Bertempat di lapangan upacara sekolah, kegiatan ini menjadi ajang unjuk kreativitas siswa dalam bidang teknologi sekaligus memperkuat apresiasi terhadap seni lokal.
Puluhan robot mini hasil karya siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dipamerkan dalam acara tersebut. Masing-masing robot dirancang oleh kelompok-kelompok siswa dengan bentuk dan fungsi yang beragam, mulai dari robot laba-laba, robot mobil, hingga robot pembersih debu. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek modifikasi, estetika, dan hasil uji coba di lapangan.
Kepala SDN Pangarangan 3, Zainal, menjelaskan bahwa pengenalan terhadap modifikasi robot mini kepada siswa telah dimulai sejak awal tahun 2025 oleh para guru.
"Kami ingin menanamkan semangat inovasi sejak dini. Anak-anak bukan hanya belajar teori, tapi juga diberi ruang untuk berkreasi dan menuangkan ide melalui proyek nyata," ujar Zainal kepada RRI.

Menurutnya, proses pembuatan robot dimulai pada bulan Maret, setelah siswa mendapatkan pemahaman dasar tentang komponen dan fungsi robot. Guru-guru mendampingi setiap tahap, mulai dari perancangan hingga penyempurnaan karya.
"Hasilnya sangat memuasakan, itu semua karya siswa. Bahkan dalam prosesnya mereka sangat antusias. Kami memang memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreatifitasnya," terangnya.
Zainal berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda rutin yang mendorong semangat inovasi dan kolaborasi antarsiswa, serta menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Sumenep dalam mengembangkan pendidikan berbasis kreativitas dan teknologi.
"Kegiatan ini bukan akhir, tapi langkah awal menuju pembelajaran yang lebih menyenangkan dan bermakna," ungkap Zainal.
Selain pameran robot, suasana acara semakin semarak dengan pertunjukan seni dan budaya dari siswa, seperti tari tradisional dan penampilan band. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan teknologi dapat bersinergi dengan pelestarian budaya lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....