Bupati Sumenep Keluarkan Surat Edaran Lebaran Minim Sampah
- 19 Mar 2026 10:19 WIB
- Sumenep
Poin Utama
- Sampah
- Surat Edaran
RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mengantisipasi potensi peningkatan volume sampah saat momentum Idulfitri 1447 Hijriah dengan menerbitkan Surat Edaran tentang perayaan Lebaran yang ramah lingkungan dan minim sampah.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa perayaan Idulfitri harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan, mengingat aktivitas mudik dan perayaan hari raya kerap memicu lonjakan timbulan sampah.
“Perayaan Idulfitri harus dilakukan secara bijak dengan meminimalkan sampah, sehingga kualitas lingkungan tetap terjaga,” ujarnya dalam surat edaran tersebut. Kamis, 19 Maret 2026.
Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang diterbitkan pada 17 Maret 2026 itu berisi sejumlah langkah strategis yang harus dilakukan oleh berbagai pihak, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, hingga pelaku usaha dan masyarakat.
Dalam edaran tersebut, pemerintah daerah menginstruksikan agar pengelolaan sampah selama arus mudik diperkuat, terutama di titik-titik strategis seperti terminal, pelabuhan, bandara, serta rest area.
Fasilitas tempat sampah terpilah juga diminta untuk disediakan guna memudahkan pengelolaan limbah, baik sampah organik, plastik, maupun residu.
Selain itu, untuk mengantisipasi penumpukan sampah di jalur mudik, petugas juga diminta melakukan sistem jemput sampah secara berkala, terutama di lokasi yang rawan terjadi antrean kendaraan.
Pemerintah daerah juga mendorong pendirian posko dan pembentukan satuan tugas khusus penanganan sampah yang bertugas sejak H-7 hingga H+7 Lebaran. Langkah ini dilakukan agar penanganan sampah dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Tidak hanya saat arus mudik, imbauan juga diberikan untuk pelaksanaan perayaan Lebaran. Masyarakat diminta mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai, seperti plastik dan styrofoam, serta beralih menggunakan wadah yang dapat digunakan kembali.
Selain itu, warga juga diimbau membeli makanan secukupnya guna menghindari pemborosan yang berujung pada peningkatan sampah makanan.
Pada pelaksanaan Salat Idulfitri, masyarakat dianjurkan membawa perlengkapan ibadah sendiri, seperti sajadah, serta tidak membawa makanan atau minuman ke lokasi salat guna menjaga kebersihan area.
Pemkab Sumenep juga mengajak masyarakat untuk aktif menyebarkan edukasi terkait pengurangan sampah melalui berbagai media, termasuk media sosial dengan tagar #MudikMinimSampah2026 dan #LebaranMinimSampah.
Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Sumenep.
“Dengan perayaan Lebaran yang minim sampah, kita harapkan Sumenep menjadi daerah yang lebih bersih dan masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....