Hukum Membaca dan Memegang Al-Qur'an Tanpa Wudhu

  • 15 Mar 2026 09:07 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Membaca Al-Qur'an merupakan ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, terlebih di bulan Ramadan. Namun, masih banyak masyarakat yang bertanya mengenai hukum membaca maupun memegang Al-Qur'an ketika tidak memiliki wudhu.

Seperti yang ditanyakan pendengar Program Semanis Kurma Pro1 RRI Sumenep, Sabtu, 14 Maret 2026. Sukri di Sumbermalang Situbondo, menanyakan lewat WhatsUp tentang hukum membaca dan memegang Al Qur’an tanpa wudhu. “Ada yang bilang saat tidak punya wudhu' haram hukumnya membaca ayat-ayat atau asma Allah, ada lagi yang bilang boleh asalkan jangan memegang Al Quran, sedangkan saya mengikuti yang membolehkan tersebut, sebenarnya mana yang benar?,” tulisan Sukri di WhatsUp Pro 1.

K.H. M. Zainur Rahman Hammam, Wakil Rais PCNU Sumenep, saat menjadi nara sumber pada acara tersebut memberikan jawabannya. Dalam ajaran Islam, wudhu merupakan bentuk penyucian diri sebelum melakukan ibadah tertentu. “Para ulama menjelaskan bahwa membaca Al-Qur'an tanpa wudhu pada dasarnya diperbolehkan, dengan tanpa menyentuh atau memegang Al Qur’an,” katanya menjelaskan.

K. Zainur menambahkan, bahwa yang tidak boleh memegang dan juga membaca Al Qur’an adalah seseorang yang sedang dalam keadaan hadas besar seperti junub ataupun haid. Mayoritas ulama membolehkan seseorang membaca Al-Qur'an dari hafalan tanpa wudhu, seperti murojaah di setiap waktu.

Meskipun demikian, berwudhu tetap dianjurkan sebelum membaca Al-Qur'an. Hal tersebut dianggap sebagai bentuk penghormatan dan adab seorang Muslim terhadap kitab suci. Hal ini bertujuan menjaga kesucian serta menghormati Al-Qur'an sebagai pedoman hidup umat Islam.

Namun dalam kondisi tertentu, sebagian ulama memberikan keringanan, misalnya ketika membaca ayat Al-Qur'an melalui perangkat digital seperti aplikasi Al-Qur'an di telepon seluler. Dalam kondisi tersebut, membaca ayat Al-Qur'an tetap diperbolehkan meskipun belum berwudhu.

Dengan memahami ketentuan tersebut, diharapkan masyarakat dapat tetap menjaga adab ketika berinteraksi dengan Al-Qur'an. Selain itu, kebiasaan menjaga kesucian diri sebelum membaca kitab suci juga dapat meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....