Praktisi Ekonomi Madura Sebut Kenaikan Konsumsi Ramadhan Picu Peredaran Upal

  • 25 Feb 2026 10:12 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Peningkatan konsumsi rumah tangga selama bulan suci Ramadhan dinilai sebagai fenomena wajar yang rutin terjadi setiap tahun. Lonjakan aktivitas belanja masyarakat tersebut secara otomatis mendorong kenaikan volume peredaran uang kartal di berbagai lapisan ekonomi.

Praktisi Ekonomi Madura, Hairul Umam, menyatakan bahwa besarnya jumlah uang yang beredar menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

"Peredaran uang yang masif menandakan daya beli masyarakat tetap terjaga dan roda ekonomi berputar lebih cepat," ujarnya, Rabu 25 Februari 2026.

Namun, ia mengingatkan bahwa tingginya transaksi tunai di pasar tradisional juga menyimpan risiko yang patut diantisipasi. Fenomena peredaran uang palsu seringkali meningkat seiring dengan padatnya aktivitas transaksi kas di tengah masyarakat.

Umam meminta seluruh elemen masyarakat untuk lebih teliti dan waspada saat menerima uang tunai dari setiap transaksi. Ia menekankan bahwa pelaku kejahatan sering memanfaatkan kelengahan warga saat kondisi pasar sedang sangat ramai dan sibuk.

"Masyarakat harus membayangkan betapa luar biasanya peningkatan transaksi kas saat ini, sehingga potensi risiko juga ikut naik," katanya.

Kesadaran kolektif dalam mengenali ciri-ciri keaslian uang menjadi langkah preventif yang paling efektif dilakukan secara mandiri.

Pemerintah dan pihak perbankan diharapkan terus menggencarkan sosialisasi metode 3D yakni dilihat, diraba, dan diterawang kepada masyarakat luas. Langkah edukasi ini sangat krusial guna menekan angka kerugian masyarakat akibat penyebaran uang palsu di masa Ramadhan.

Stabilitas ekonomi di Madura dapat tetap terjaga apabila pertumbuhan konsumsi tidak dinodai oleh praktik kriminal pemalsuan mata uang. Kewaspadaan bersama menjadi kunci agar berkah ekonomi di bulan suci ini tidak berubah menjadi kerugian finansial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....