Harga Buah Blewah di Sumenep Merangkak Naik Awal Ramadan
- 19 Feb 2026 13:38 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Permintaan buah blewah di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Sumenep mulai mengalami peningkatan signifikan memasuki awal bulan suci Ramadan tahun ini. Buah musiman tersebut menjadi buruan utama masyarakat sebagai bahan pelengkap takjil dan minuman segar untuk berbuka puasa.
Pantauan di Pasar Anom Kecamatan Kota pada Kamis, 19 Februari 2026 menunjukkan lapak pedagang blewah mulai dipadati oleh para pembeli sejak pagi hari. Kondisi ini memicu kenaikan harga jual di tingkat pedagang akibat tingginya antusiasme warga serta dinamika pasokan barang.
“Sekarang harganya naik dengan rincian ukuran kecil Rp 8 ribu per kilogram dan ukuran besar mencapai Rp 10 ribu per kilogram,” kata Samsul, seorang pedagang.
Samsul mengaku rutin berjualan blewah setiap Ramadan karena momen ini selalu membawa berkah musiman.
Kenaikan harga ini terpantau sudah terjadi sejak dua hari menjelang masuknya bulan puasa seiring dengan meningkatnya volume transaksi harian.
Samsul menjelaskan bahwa stok buah miliknya didatangkan langsung dari wilayah Pamekasan serta sebagian kecil dari daratan Pulau Jawa.
“Kalau Ramadan pasti ramai karena blewah ini memang paling dicari oleh warga untuk campuran minuman buka puasa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa harga bahkan berpotensi melonjak hingga Rp 15 ribu per buah jika pasokan dari daerah penghasil mengalami ketersendatan.
“Blewah ini cepat busuk kalau terlalu lama disimpan, sehingga stok yang didatangkan harus segera habis terjual setiap hari,” ucapnya.
Hal tersebut membuat para pedagang lebih memilih mendatangkan barang sesuai kebutuhan harian guna menghindari kerugian akibat kerusakan buah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....