KSOP Pastikan Keberangkatan Kapal menuju Kangean Aman dan terkndali

  • 13 Feb 2026 00:43 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget memastikan rencana keberangkatan kapal Hulalo menuju Kepulauan Kangean berjalan lancar meski terjadi peningkatan jumlah penumpang. Lonjakan penumpang dipicu libur santri asal Kangean yang menempuh pendidikan di wilayah Madura.

Kepala KSOP Kalianget Sumenep, Aswar Anas, menjelaskan bahwa meningkatnya aktivitas penumpang terjadi bersamaan dengan masa libur santri, sehingga banyak masyarakat yang memanfaatkan momentum tersebut untuk pulang ke kampung halaman.

“Hari ini ada rencana keberangkatan kapal Hulalo menuju Kangean. Kondisi ini juga berbarengan dengan masa libur santri asal Kangean yang belajar di Madura, sehingga terjadi peningkatan jumlah penumpang,” ujarnya, Kamis 12 Februari 2026.

Ia menegaskan jumlah penumpang tidak mencapai ribuan seperti yang beredar di masyarakat. Berdasarkan data petugas pelabuhan, jumlah penumpang diperkirakan berada pada kisaran 500 hingga 600 orang.

“Kalau dihitung dengan pengantar atau aktivitas lain di pelabuhan mungkin terlihat ramai, tetapi data penumpang yang akan berangkat berada di kisaran ratusan, bukan ribuan,” katanya.

Menurut Aswar, dalam situasi tersebut pihaknya tetap memprioritaskan keselamatan pelayaran. Kapal yang beroperasi dipastikan memenuhi kapasitas tempat duduk serta kelengkapan alat keselamatan bagi penumpang.

Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi saat ini diperparah dengan belum beroperasinya beberapa kapal lain. Kapal Express Bahari tengah menjalani docking untuk persiapan angkutan Lebaran, sementara Dharma Bahari Sumekar masih dalam tahap persiapan operasional.

Terkait kondisi cuaca, Aswar menyampaikan bahwa perairan Kalianget saat ini berada dalam kondisi berawan tebal dengan kecepatan angin berkisar 3 hingga 9 knot dan tinggi gelombang sekitar 0,10 hingga 0,50 meter. Sementara itu, perairan tujuan di wilayah Kangean dilaporkan mengalami hujan ringan dengan angin 11 hingga 17 knot serta gelombang 0,70 hingga 1,5 meter.

Menghadapi momentum menjelang Ramadan, KSOP Kalianget telah melakukan koordinasi dengan pengasuh pondok pesantren guna mengantisipasi lonjakan penumpang santri yang akan pulang.

“Kami meminta pihak pesantren memberikan informasi lebih awal jika ada kepulangan santri. Dengan begitu, jadwal keberangkatan kapal bisa diatur agar penumpang umum dan santri sama-sama terlayani,” katanya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan penumpang biasanya terjadi menjelang Ramadan, bukan pada awal bulan puasa. Hal tersebut dipengaruhi kebiasaan masyarakat yang ingin menjalankan ibadah puasa dan salat tarawih pertama di kampung halaman, ditambah tahun ini bertepatan dengan libur panjang Imlek.

Aswar juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas pelabuhan, terutama terkait kapasitas kapal.

“Jika kapal sudah penuh, mohon menunggu jadwal keberangkatan berikutnya. Keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama,” ucapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....