Belgia Beri Perlawanan Sengit, Spanyol Menang 2-1 Berkat Gol Merino

  • 11 Jul 2026 11:34 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Spanyol memastikan langkah ke babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Belgia dengan skor 2-1 pada pertandingan perempat final yang berlangsung di Los Angeles Stadium, Sabtu 11 Juli 2026. Kemenangan tersebut diraih melalui pertandingan yang berlangsung ketat, di mana Belgia mampu memberikan perlawanan sengit hingga menit-menit akhir.

Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung mendominasi penguasaan bola dengan ciri khas permainan umpan-umpan pendek dan tekanan tinggi. Tim asuhan Luis de la Fuente berupaya mengendalikan tempo permainan melalui pergerakan lini tengah yang dikomandoi Pedri dan Martín Zubimendi.

Meski lebih banyak menguasai bola, Spanyol tidak mudah menembus pertahanan Belgia. Tim berjuluk Setan Merah tampil disiplin dengan garis pertahanan yang rapat serta koordinasi antarlini yang baik dengan mengandalkan serangan balik cepat yang mampu merepotkan lini belakang Spanyol.

Pola bertahan Belgia membuat para pemain kreatif Spanyol kesulitan mengembangkan permainan. Lamine Yamal yang kerap menjadi motor serangan dari sisi sayap beberapa kali dipaksa kehilangan bola akibat penjagaan berlapis.

Begitu pula Alex Baena yang tidak leluasa melepaskan umpan-umpan terobosan, sementara Mikel Oyarzabal terus mendapat pengawalan ketat dari barisan bek Belgia.Pecinta sepak bola asal Sumenep, Syafrudin, menilai Belgia sebenarnya mampu membuat para pemain Spanyol kehilangan kenyamanan sepanjang pertandingan.

"Sebenarnya Belgia bisa membuat pemain Spanyol frustrasi di pertandingan tadi. Pertahanan yang rapat membuat Yamal, Baena sulit menciptakan peluang di kotak penalti karena Oyarzabal mendapat kawalan ketat," katanya

Menurutnya, strategi Belgia untuk mempersempit ruang gerak para pemain depan Spanyol berjalan cukup efektif. Dominasi penguasaan bola yang dimiliki Spanyol tidak langsung berbanding lurus dengan banyaknya peluang bersih yang mampu mereka ciptakan.

Syafrudin menambahkan, Belgia sempat mampu menjaga keseimbangan permainan hingga memasuki babak kedua. Namun situasi berubah setelah pelatih Belgia melakukan sejumlah pergantian pemain yang mengurangi kekuatan tim, khususnya di sektor pertahanan dan lini tengah.

"Spanyol mampu melihat peluang setelah digantikannya Courtois, De Bruyne dan Cuyter pada babak kedua. Merino memang menjadi pembeda di laga tersebut, sudah dua kali menjadi penyelamat Spanyol di turnamen ini," ujarnya.

Masuknya Mikel Merino menjadi titik balik permainan Spanyol dengan kapasitasnya sebagai pemain yang mampu hadir pada momen-momen penting. Setelah sebelumnya menjadi penentu kemenangan Spanyol atas Portugal pada babak 16 besar, kali ini ia kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa negaranya melangkah ke empat besar untuk menantang Prancis.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....