Pembinaan Usia Dini Disebut Jadi Harapan Indonesia Tembus Piala Dunia
- 21 Mei 2026 11:08 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Perjalanan menuju panggung sepak bola dunia tidak lahir secara instan. Kesuksesan sebuah negara tampil dan bersaing di Piala Dunia berawal dari pembinaan usia dini yang terarah, berkelanjutan, dan didukung berbagai pihak.
Pembinaan pemain muda dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi pesepak bola berkualitas. Melalui kompetisi kelompok umur, sekolah sepak bola (SSB), hingga akademi profesional, talenta muda mulai ditempa sejak usia dini untuk memiliki kemampuan teknik, disiplin, mental bertanding, dan karakter sportif.
Pecinta sepak bola Sumenep Hardianto, menyebut negara-negara yang sukses di Piala Dunia umumnya memiliki sistem pembinaan usia muda yang kuat dan konsisten. Menurutnya, pemain hebat lahir dari proses panjang yang dimulai sejak anak-anak.
“Piala Dunia bukan hanya soal tim senior. Semua berawal dari pembinaan usia dini yang dilakukan bertahun-tahun sebelumnya. Pemain dibentuk sejak kecil melalui latihan rutin, kompetisi, dan pendidikan karakter,” katanya, Kamis 21 Mei 2026.
Ia menambahkan, Indonesia juga mulai menunjukkan perkembangan pembinaan sepak bola usia dini melalui berbagai turnamen kelompok umur dan meningkatnya perhatian terhadap akademi sepak bola. Hal tersebut menjadi langkah positif untuk menciptakan regenerasi pemain nasional yang lebih kompetitif.
Selain kemampuan teknik, pembinaan usia dini juga dinilai penting untuk membangun mental, kerja sama tim, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang seorang pemain menuju level tertinggi sepak bola dunia.
“Dari daerah juga harus lebih maksimal untuk mengembangkan bibit pesepak bola agar talenta pemain muda lebih terarah. Sekarang kompetisi kelompok umur makin banyak, jadi itu sangat mendukung perkembangan pemain,” ujarnya
Euforia Piala Dunia 2026 pun diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak dan remaja di Indonesia untuk semakin mencintai olahraga sepak bola dan berani bercita-cita menjadi pemain profesional. Dukungan keluarga, sekolah, pelatih, dan pemerintah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembinaan atlet muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....