Format Baru Piala Dunia 2026 Tuai Antusiasme Pecinta Sepak Bola Madura
- 10 Mei 2026 10:27 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Euforia menyambut gelaran Piala Dunia 2026 mulai terasa di kalangan pecinta sepak bola. Turnamen yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut diprediksi menghadirkan suasana berbeda karena untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 negara peserta.
Format baru yang diterapkan FIFA mendapat banyak perhatian dari publik sepak bola dunia. Penambahan jumlah peserta dinilai membuka peluang lebih besar bagi negara-negara yang selama ini sulit bersaing untuk tampil di panggung Piala Dunia.
Pecinta sepak bola Madura, Syawqi Hanan, menilai keputusan FIFA menambah jumlah peserta menjadi 48 tim membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola dunia. Menurutnya, negara-negara kecil kini memiliki peluang lebih besar untuk mencicipi atmosfer kompetisi sepak bola terbesar di dunia.
“Penambahan jumlah peserta menjadi 48 tim membuat peluang negara-negara yang sebelumnya kecil kemungkinan tampil di Piala Dunia menjadi semakin besar,” katanya, Minggu 10 Mei 2026.
Dirinya mencontohkan sejumlah negara yang sebelumnya jarang diperhitungkan dalam persaingan sepak bola dunia kini mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Salah satunya Curacao yang merupakan negara asal Gervane Kastaneer, mantan striker Persis Solo.
Selain itu, Syawqi juga menyoroti Cape Verde yang merupakan negara asal bek PSM Makassar, Yuran Fernandes. Menurutnya, negara-negara seperti Curacao maupun Cape Verde kini mempunyai peluang lebih realistis untuk bersaing memperebutkan tiket menuju Piala Dunia.
“Negara-negara kecil sekarang mulai punya kesempatan untuk tampil dan bersaing di level tertinggi sepak bola dunia. Itu menjadi hal yang positif bagi perkembangan sepak bola internasional,” ujarnya.
Syawqi optimistis Piala Dunia 2026 akan menjadi salah satu edisi paling meriah sepanjang sejarah. Selain menghadirkan lebih banyak pertandingan, turnamen ini juga diperkirakan akan membawa atmosfer baru karena melibatkan lebih banyak negara dari berbagai kawasan dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....