Veda Pratama Tampil Gemilang dari Posisi 20, Finis Kelima
- 22 Jun 2026 02:59 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama kembali mencuri perhatian dunia balap motor di Sirkuit Automotodrom Brno, Republik Ceko, Minggu ini. Meski harus memulai balapan dari posisi ke-20 akibat penalti 12 grid, Pratama berhasil mengakhiri race Moto3 seri ke-9 musim 2026 di posisi kelima — hasil terbaik keduanya sepanjang musim rookie-nya bersama Honda Team Asia.
Kemenangan di Brno akhirnya direbut oleh rookie asal Malaysia, Hakim Danish, yang menjadi pemenang keempat baru sepanjang musim 2026. Danish finis di depan Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) dan pemimpin klasemen Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) di posisi ketiga. Dikutip dari laman MotoGP kemenangan ini sekaligus menjadi kemenangan perdana Malaysia di Moto3 sejak Khairul Idham Pawi di Sachsenring pada 2016.
Dalam race yang penuh drama ini, Danish yang juga mendapat penalti 12 grid memulai dari posisi 14 dan sudah merangsek ke P5 pada lap kedua. Tak jauh di belakangnya, Veda Pratama telah bangkit dari posisi 20 ke P7 dalam waktu singkat, dan pada lap ke-5 ia bahkan sudah menembus empat besar dalam kondisi yang relatif tenang sepanjang akhir pekan.
Memasuki empat lap terakhir, pertarungan semakin sengit dengan keenam rider terdepan kembali bergabung. Pratama bahkan terlibat dalam momen krusial ketika ia berhasil mengganggu laju David Almansa di Tikungan 10 pada dua lap terakhir, membuka peluang bagi Quiles, Uriarte, dan Danish untuk meloloskan diri di bagian depan. Momen itu menjadi salah satu highlight race hari ini.
Di lap terakhir, situasi makin memanas dengan "siku berterbangan" di mana terjadi kontak antara Quiles dan Uriarte di Tikungan 8, membuka jalan bagi Danish untuk menembus ke depan. Sementara itu, Pratama finis kelima di garis finis, diikuti Alvaro Carpe di posisi keenam. Hasil ini menegaskan bahwa Pratama mampu bersaing di level tertinggi kelas Moto3 dunia meski masih berstatus rookie.
Pada sesi kualifikasi Sabtu, Veda Pratama awalnya tidak berhasil lolos langsung ke Q2, namun mendapat kesempatan kedua setelah Eddie O'Shea didiskualifikasi dari sesi Practice karena berat gabungan rider dan motor tidak memenuhi batas minimum. Pratama memanfaatkan kesempatan itu dengan baik, menyelesaikan kualifikasi di posisi kedelapan tercepat dalam debut kualifikasinya di Brno bersama Honda Team Asia.
Veda Ega Pratama, pembalap kelahiran Wonosari 23 November 2008, sebelumnya telah membuat sejarah ketika finis ketiga di GP Brasil 2026 — menjadikannya orang Indonesia pertama yang meraih podium di ajang Grand Prix dunia. Kini dengan finis kelima di Brno, nama Pratama semakin kokoh sebagai salah satu bintang baru yang paling menjanjikan di kancah Moto3 musim 2026. (RIA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....