Veda Ega Pratama Crash Dramatis di Moto3 Amerika
- 30 Mar 2026 05:53 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia dari Honda Team Asia, menunjukkan performa impresif saat menghadapi Moto3 Grand Prix Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Texas. Setelah sukses meraih podium ketiga bersejarah di seri Brasil sebelumnya, Veda datang dengan modal kepercayaan diri tinggi. Ia berhasil lolos langsung ke Q2 dan mengamankan posisi start keempat pada sesi kualifikasi, menandakan potensi bersaing di barisan depan.
Di sesi latihan, Veda sempat kesulitan beradaptasi dengan lintasan COTA yang baru baginya sebagai rookie. Pada FP1 ia finis di posisi ke-14 atau ke-15, namun terus meningkat di FP2 dan FP3. Konsistensinya membuatnya masuk Q2 dengan mulus, meski waktu lap terbaiknya masih kalah tipis dari rider KTM dan beberapa kompetitor kuat lainnya. Posisi P4 ini menjadi modal penting untuk balapan utama pada Minggu (29 Maret 2026) malam waktu setempat atau Senin dini hari WIB.
Balapan Moto3 Amerika berlangsung sengit dengan banyak insiden. Veda yang start dari barisan kedua langsung menunjukkan kecepatan kompetitif di awal lomba. Ia sempat bertarung di grup depan dan membuktikan mampu menyaingi rider berpengalaman. Namun, tantangan lintasan COTA yang panjang dan berliku menjadi ujian berat bagi sang pembalap berusia 17 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta.
Sayangnya, harapan Veda untuk melanjutkan tren positif pupus di tengah balapan. Ia mengalami highside crash yang dramatis, menyebabkan dirinya dan rider Level Up - MTA, Joel Esteban, terlibat dalam insiden yang sama. Akibatnya, Veda gagal finis (DNF) dan tidak mengumpulkan poin di seri ini. Crash tersebut terjadi ketika ia sedang berusaha mempertahankan posisi di rombongan terdepan.
Meski mengalami kekecewaan, tim Honda Team Asia dan pendukung di Indonesia tetap memberikan apresiasi atas usaha Veda. Kecepatannya di kualifikasi dan awal race menunjukkan bahwa ia memiliki talenta besar. Ini menjadi pelajaran berharga bagi rookie yang baru menjalani musim penuh di Moto3 2026, terutama soal manajemen risiko di sirkuit sulit seperti COTA.
Insiden crash Veda tidak mengubah posisinya secara drastis di klasemen sementara. Sebelum balapan Amerika, ia berada di peringkat ketiga dengan 27 poin berkat podium Brasil dan finis kelima di Thailand. Guido Pini dari Leopard Racing keluar sebagai pemenang race ini, sementara Veda kini harus fokus memulihkan mental dan fisik menjelang seri berikutnya.
Veda Ega Pratama tetap menjadi sorotan media internasional sebagai rider Indonesia pertama yang naik podium GP Moto3. Dukungan dari fans Tanah Air pun mengalir deras, dengan harapan ia bangkit lebih kuat. Pengalaman di Amerika ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Veda untuk meraih hasil lebih baik di putaran mendatang, menjaga semangat juang sebagai kebanggaan motorsport nasional. (RIA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....