Kompetisi Panjat Tebing Wirasta Sumenep Buka Kesempatan Pelajar se-Jawa Timur

  • 24 Agt 2026 22:49 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Wirasta Climbing Competition (WCC) akan digelar pada akhir pekan ini di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Ajang tersebut menjadi wadah bagi pelajar dan mahasiswa pecinta alam untuk mengembangkan kemampuan sekaligus berkompetisi dalam olahraga panjat tebing.

Pembina UKM Wirasta Universitas Wiraraja Sumenep, Kadarisman, mengatakan kompetisi tersebut menyasar peserta dari kalangan pelajar dengan cakupan wilayah yang cukup luas. Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Sumenep, tetapi juga terbuka bagi pelajar dari wilayah Madura hingga berbagai daerah di Jawa Timur.

“Kemudian untuk target peserta adalah pelajar. Jadi kegiatan ini ada empat kategori, ada under 11 putra dan putri, kemudian under 13 putra dan putri,” kata Kadarisman, Senin 24 Agustus 2026.

Selain kategori U-11 dan U-13, panitia juga menyediakan kategori pelajar putra dengan batas usia minimal 13 tahun. Peserta pada kategori tersebut harus berstatus sebagai siswa aktif di sekolah.

Kadarisman menjelaskan, kesempatan mengikuti kompetisi tersebut terbuka bagi siswa aktif dari Kabupaten Sumenep maupun daerah lain di Madura. Bahkan, cakupan peserta diperluas hingga pelajar dari wilayah Jawa Timur sehingga kompetisi diharapkan dapat menarik peserta dalam jumlah lebih banyak.

Selain pelajar, Wirasta Climbing Competition juga membuka kategori bagi mahasiswa pecinta alam atau Mapala. Peserta kategori tersebut merupakan mahasiswa yang masih aktif dan tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pecinta alam di perguruan tinggi masing-masing.

Menurut Kadarisman, keterbukaan peserta dari berbagai daerah menjadi salah satu upaya untuk memperluas ruang kompetisi bagi atlet-atlet muda panjat tebing. Kompetisi ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding bagi peserta.

Pelaksanaan Wirasta Climbing Competition pada akhir pekan ini diharapkan mendapat antusiasme dari pelajar maupun mahasiswa pecinta alam. Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong munculnya bibit-bibit atlet panjat tebing potensial dari Sumenep dan daerah lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....