Saat Air Bersih Hadir di Kepulauan, 5 Sumur Bor Raas Diresmikan Prabowo
- 14 Agt 2026 10:10 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Bagi warga Kepulauan Raas, air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari. Di wilayah kepulauan, ketersediaan sumber air menjadi bagian penting yang menentukan aktivitas warga, pendidikan di pesantren hingga keberlangsungan pertanian.
Kini, harapan itu mendapat tambahan dukungan. Lima titik sumur bor yang dibangun Kodim 0827/Sumenep di Kepulauan Raas resmi menjadi bagian dari 3.000 sumber air bersih TNI AD yang diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto, Kamis, 13 Agustus 2026.
Peresmian dilakukan secara virtual dari Pondok Pesantren Kasyfudduja, Desa Brakas, Kecamatan Raas. Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada hadir bersama Forpimka Raas, pengasuh pesantren, serta para santri dan santriwati.
Dari Raas, program tersebut tersambung dengan peresmian nasional yang dilakukan Presiden Prabowo. Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga meresmikan 3.395 jembatan TNI dan Polri yang dibangun di berbagai wilayah Indonesia.
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Kamis, 13 Agustus 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, meresmikan 3.395 jembatan TNI dan Polri, serta 3.000 sumber air bersih TNI AD yang telah dibangun untuk kepentingan rakyat Indonesia,” kata Prabowo dalam siaran langsung Sekretariat Presiden.
Bagi Raas, bagian terpenting dari program tersebut bukan seremoni peresmian, melainkan bagaimana air dari lima sumur bor itu benar-benar sampai dan dimanfaatkan masyarakat.
Lima titik tersebut berada di Pondok Pesantren Kasyfudduja Desa Brakas, Desa Poteran, Desa Karang Nangka, Pondok Pesantren Sirojul Akhyar, serta kawasan persawahan Desa Alas Malang.
Lokasinya sengaja menyasar titik-titik yang memiliki kebutuhan berbeda. Di pesantren, sumber air dapat menopang kebutuhan santri dan aktivitas pendidikan. Sementara di kawasan persawahan, keberadaan sumur bor diharapkan membantu kebutuhan air untuk aktivitas pertanian.
Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada mengatakan pembangunan tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapan kami, lima titik sumur bor ini bisa benar-benar dimanfaatkan dan dirawat bersama. Airnya bukan hanya untuk kebutuhan pesantren dan warga, tetapi juga bisa menunjang pertanian. Ini bentuk kehadiran TNI AD untuk membantu masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan,” ujar Letkol Inf Citra Persada.
Menurutnya, pembangunan sumber air bersih menjadi penting karena kondisi geografis Raas sebagai wilayah kepulauan membuat akses terhadap kebutuhan dasar seperti air harus mendapat perhatian serius.
Program ini sekaligus memperlihatkan bagaimana pembangunan tidak hanya menyentuh kawasan perkotaan. Dari pusat pemerintahan hingga wilayah kepulauan, kebutuhan dasar masyarakat menjadi sasaran pembangunan melalui kolaborasi TNI dan pemerintah.
Lima sumur bor di Raas pun kini membawa harapan baru. Bukan hanya soal bertambahnya fasilitas, tetapi tentang air yang bisa digunakan untuk minum dan kebutuhan rumah tangga, santri yang lebih mudah memenuhi kebutuhan sehari-hari, hingga petani yang mendapat tambahan sumber air untuk menghidupkan lahan.
Bagi masyarakat Raas, peresmian itu menjadi penanda bahwa pembangunan sumber air bersih telah hadir di tengah mereka. Tinggal memastikan fasilitas tersebut terus mengalir, dirawat dan manfaatnya bertahan dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....