Harga Pertamax Naik, Sebagian Warga Sumenep Beralih ke Pertalite
- 16 Jun 2026 13:44 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu keresahan masyarakat. Kondisi tersebut memaksa sebagian besar pengendara di Kabupaten Sumenep, Madura, mulai beralih menggunakan Pertalite demi menekan pembengkakan biaya operasional kendaraan.
Fenomena migrasi konsumsi BBM ini berimbas pada memanjangnya antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) setempat pada jalur pengisian jenis Pertalite. Di sisi lain, peningkatan volume konsumen subsidi tersebut mulai memicu kekhawatiran baru terkait potensi kelangkaan stok di pasaran.
Salah seorang warga Desa Parsanga, Ifan, mengaku terpaksa menurunkan kelas BBM kendaraannya karena selisih harga yang kini terlampau tinggi dan dinilai semakin membebani pengeluaran harian rumah tangga.
“Yang pindah ke Pertalite bukan hanya saya. Teman-teman dan tetangga juga banyak. Bahkan, antrean di POM bensin rata-rata yang full di pengisian Pertalite," katanya, Selasa 16 Juni 2026.
Ifan menambahkan, meski menyadari adanya risiko penurunan performa mesin akibat penggunaan bahan bakar dengan oktan yang lebih rendah, dirinya tidak memiliki pilihan lain di tengah situasi ekonomi saat ini.
"Kekhawatiran motor rusak pasti ada, tapi mau bagaimana lagi, kenaikan harganya gak kira-kira. Semoga saja kita tidak dihadapkan dengan kelangkaan Pertalite juga ke depan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....