Plato Foundation Jatim Ajak Masyarakat Waspadai Kandungan Narkotika dalam Vape

  • 14 Apr 2026 13:02 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Direktur Plato Foundation Jawa Timur, Dita Amalia, memperingatkan masyarakat mengenai pergeseran fungsi rokok elektrik atau vape yang kini banyak disalahgunakan sebagai media peredaran narkotika jenis baru.

Dalam program "Sumenep Menyapa" di RRI, Dita mengungkapkan bahwa meskipun awalnya dianggap sebagai pengganti rokok konvensional, fakta di lapangan menunjukkan adanya kandungan zat adiktif berbahaya dalam cairan vape berdasarkan penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Kita harus memanfaatkan fakta berbasis bukti dari penelitian BNN mengenai kandungan vape agar masyarakat memiliki keterampilan untuk menolak dan melindungi diri," ujarnya, Selasa 14 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa faktor kesehatan mental menjadi pemicu utama remaja terjerumus dalam penggunaan vape. Menurutnya, remaja dengan kondisi psikologis yang tidak stabil cenderung mencari pelarian saat menghadapi stres atau tekanan mental global.

Dita juga menyoroti tren peningkatan pengguna vape di kalangan remaja usia 13 hingga 19 tahun, serta normalisasi penggunaan vape pada perempuan yang kian marak. Hal ini sejalan dengan data rehabilitasi Plato Foundation yang menunjukkan kenaikan angka pasien asal Madura sepanjang periode 2025-2026.

Menurutnya, penanganan masalah ini tidak bisa hanya dilakukan dengan melarang perangkatnya saja, melainkan harus menyentuh aspek psikososial dan fisik secara komprehensif. Keterlibatan seluruh sektor dan penguatan ketahanan keluarga menjadi kunci utama dalam membentengi generasi muda.

"Peningkatan angka rehabilitasi ini menunjukkan mulai adanya kesadaran keluarga untuk menolong anggota mereka yang terpapar zat adiktif," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....