Steril dari Narkoba, Rutan Sumenep Gelar Tes Urine dan Sidak
- 07 Apr 2026 08:36 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID Sumenep - Momentum peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 dimanfaatkan Rumah Tahanan (Rutan) Sumenep untuk menunjukkan komitmen nyata dalam perang melawan narkotika. Inspeksi mendadak (sidak) dan tes urine massal digelar, Senin, 6 April 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Rutan Sumenep menggandeng aparat dari Polres Sumenep dan BNNK Sumenep dalam operasi terpadu yang menyasar blok hunian warga binaan sekaligus integritas internal pegawai.
Sebanyak 32 pegawai dan 167 warga binaan pemasyarakatan (WBP) menjalani tes urine secara acak. Hasilnya, tidak satu pun terindikasi menggunakan narkotika.
Kepala Rutan Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari pengawasan berlapis yang terus dijaga.
“Ini bukan kegiatan seremonial semata. Kami ingin memastikan bahwa seluruh jajaran dan warga binaan benar-benar bersih dari narkoba. Hasil negatif ini adalah bukti bahwa pengawasan berjalan efektif,” ujar Aditya saat dikonfirmasi, Selasa, 7 April 2026.
Selain tes urine, petugas gabungan juga melakukan penggeledahan menyeluruh di blok hunian. Dari hasil razia, ditemukan sejumlah barang terlarang seperti potongan besi, korek api, sendok logam, kaca, botol kaca, hingga benda tajam dan kartu remi.
Barang-barang tersebut langsung diamankan untuk didata dan akan dimusnahkan guna mencegah potensi gangguan keamanan di dalam rutan.
Aditya menambahkan, sinergi dengan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mencegah peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
“Kolaborasi dengan Polri dan BNN adalah langkah strategis. Kami tidak ingin memberi celah sedikit pun terhadap masuknya narkoba maupun barang berbahaya ke dalam rutan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini harus dijadikan standar yang dipertahankan, bukan sekadar capaian sesaat.
“Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala. Target kami jelas: menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan berintegritas,” jelas Aditya.
Dengan hasil ini, Rutan Sumenep mengirim pesan kuat bahwa perang terhadap narkoba dimulai dari dalam melalui disiplin, integritas, dan pengawasan tanpa kompromi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....