Antisipasi Krisis Energi, Sektor Pendidikan Harus Siapkan Rencana Strategi

  • 01 Apr 2026 13:28 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Praktisi Pendidikan Madura sekaligus Kepala LPPM Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Dr. Iskandar Dzulkarnain, M.Si., mengingatkan pemerintah dan pemangku kebijakan untuk segera menyusun langkah mitigasi sektor pendidikan di tengah ancaman krisis energi global.

Iskandar menilai ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang diprediksi berlangsung lama akan memicu efisiensi energi secara besar-besaran. Menurutnya, dunia pendidikan harus memiliki rencana matang agar kualitas pengajaran tetap terjaga meski berada di bawah tekanan krisis ekonomi dan energi.

"Kita sebagai pendidik dan pemangku kebijakan harus menyiapkan berbagai planning, terutama jaminan kualitas pendidikan meski krisis energi menimpa kita," katanya saat menjadi narasumber di Sumenep Menyapa RRI Sumenep, Rabu 1 April 2026.

Ia menyarankan adanya penghematan pada pos anggaran non-vital, seperti meminimalisasi perjalanan dinas guna dialokasikan pada sektor yang lebih mendesak. Namun, ia menekankan agar efisiensi tersebut tidak mengorbankan indikator utama kemajuan bangsa.

"Peningkatan kualitas SDM serta sarana dan prasarana penunjangnya merupakan hal yang tidak bisa dikorbankan demi masa depan pendidikan," ujarnya dengan tegas.

Iskandar juga mengajak semua pihak belajar dari masa pandemi COVID-19. Transformasi sistem pendidikan ke arah daring kala itu memberikan dampak signifikan terhadap kualitas siswa dan sumber daya manusia hingga saat ini. Oleh karena itu, ia mendorong kebijakan anggaran yang lebih berpihak pada peningkatan mutu pendidikan serta penentuan skala prioritas yang tepat antara pos yang dapat diefisiensi dan yang harus dipertahankan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....