Pesut Mahakam: "Jika Alam Tidak Dijaga Aku Menghilang"
- 18 Okt 2025 07:52 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep: Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) adalah mamalia air tawar langka yang hidup di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Hewan ini menjadi simbol kebanggaan masyarakat Samarinda dan sekaligus penanda keseimbangan ekosistem sungai. Sayangnya, hasil pemantauan terbaru tahun 2025 menunjukkan populasi pesut hanya sekitar 62 ekor. Penurunan ini disebabkan oleh kerusakan habitat akibat pertambangan dan limbah, terperangkap jaring nelayan, dan kebisingan kapal motor yang mengganggu kehidupan mereka. Selain itu, laju reproduksi pesut yang lambat membuat pemulihan populasi semakin sulit.
Beberapa ancaman utama yang mempercepat penurunan populasi Pesut Mahakam menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) antara lain :
1. Kerusakan habitat akibat aktivitas pertambangan, tumpahan limbah, dan pembangunan di sekitar sungai.
2. Terperangkap jaring nelayan, karena pesut sering berenang di wilayah tangkapan ikan.
3. Kebisingan dan tabrakan perahu motor, yang mengganggu sistem komunikasi dan navigasi mereka.
4. Reproduksi lambat, di mana betina hanya melahirkan satu anak dalam jangka dua hingga tiga tahun.
Ancaman-ancaman ini menyebabkan tingkat kematian pesut lebih tinggi dibandingkan tingkat kelahirannya.
Berbagai upaya pelestarian terus dilakukan, seperti pemasangan zona aman pesut, edukasi masyarakat, serta penelitian perilaku pesut oleh Yayasan Konservasi RASI dan pemerintah aktif melakukan :
• Edukasi masyarakat pesisir agar tidak menggunakan jaring berbahaya.
• Pemasangan rambu “zona aman pesut” untuk membatasi kecepatan kapal di area tertentu.
• Patroli rutin dan pemantauan kematian pesut guna mendeteksi penyebab utama ancaman.
• Penelitian lanjutan tentang perilaku dan wilayah jelajah pesut untuk menentukan strategi konservasi terbaik.
Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kepedulian masyarakat sekitar sungai. Melindungi Pesut Mahakam berarti menjaga kehidupan Sungai Mahakam itu sendiri. Jika tidak segera dilindungi secara serius, pesut bisa benar-benar hilang dari alam Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....